Kandidat Sosialis Demokrat Ungguli Pendukung Trump dalam Survei AS

Smallest Font
Largest Font

Sentimen pemilih di Amerika Serikat menunjukkan kecenderungan yang lebih besar untuk mendukung kandidat sosialis demokrat dibandingkan dengan pendukung gerakan Make America Great Again atau kandidat yang didukung oleh Presiden Donald Trump, berdasarkan hasil survei CNBC All-America Economic Survey yang dirilis pada Jumat, 17 Juli 2026.

Pengumpulan data yang dilakukan CNBC bersama Hart Research Associates dan Public Opinion Strategies pada 8 hingga 12 Juli 2026 ini menjaring 1.000 pemilih terdaftar di AS dengan margin of error sebesar 3,1 persen. Sebanyak 32 persen pemilih menyatakan lebih cenderung memilih kandidat yang mengidentifikasi diri sebagai sosialis demokrat, sementara 50 persen menyatakan sebaliknya. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dukungan untuk kandidat yang didukung Trump sebesar 29 persen, serta pendukung gerakan MAGA yang hanya meraup 27 persen suara potensial.

Survei tersebut juga memotret pergeseran pandangan ekonomi di tingkat nasional terkait popularitas kapitalisme dan sosialisme. Sebanyak 28 persen pemilih terdaftar kini memandang sosialisme secara positif, melonjak dari 18 persen pada tahun 2024. Sementara itu, pandangan positif terhadap kapitalisme berada di angka 50 persen, tidak banyak berubah dari 51 persen pada tahun 2024. Perbedaan preferensi ini sangat dipengaruhi oleh faktor usia, di mana pemilih berusia 18 hingga 34 tahun lebih menyukai sosialisme dengan selisih 18 persen suara.

Pergeseran demografis ini dinilai berpotensi mengubah lanskap kebijakan ekonomi jangka panjang di tingkat legislatif negara tersebut.

"Jika sikap saat ini terus bertahan dari waktu ke waktu, dan kelompok usia 18 hingga 49 tahun saat ini mempertahankan sikap tersebut, kita akan menghadapi pergeseran seismik dalam hal percakapan nasional dan resep kebijakan ekonomi yang kita lihat keluar dari Kongres dan berbagai tempat seiring berjalannya waktu," ujar Micah Roberts, mitra di Public Opinion Strategies.

"Sikap anak muda usia 18 hingga 34 tahun saat ini adalah realitas negara kita dalam 20 tahun ke depan," kata Micah Roberts menambahkan.

Secara keseluruhan, masyarakat yang menganggap sistem sosialisme sebagai ide buruk bagi negara tipis mengungguli kelompok yang menganggapnya baik dengan angka 44 persen berbanding 40 persen. Dinamika ini mempersempit jarak penolakan jika dibandingkan dengan jajak pendapat serupa pada masa lampau, termasuk survei Gallup tahun 2019 dan survei perdana pada tahun 1942.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed