Taiwan Mendakwa Sembilan Orang Terkait Penyelundupan Server AI Nvidia

Smallest Font
Largest Font

Kejaksaan Keelung di Taiwan resmi mendakwa sembilan orang, termasuk seorang manajer senior Nvidia dan dua karyawan Supermicro, atas tuduhan konspirasi penyelundupan server AI canggih ke China secara ilegal, dilansir dari Detik iNET pada Rabu (26/8/2026).

Para terdakwa disangkakan bekerja sama melanggar regulasi ekspor ketat Amerika Serikat serta merusak reputasi internasional Taiwan. Penyelidikan mengungkap para pelaku tetap nekat menjalankan aksi ini meski memahami regulasi ketat yang diberlakukan Nvidia dan Supermicro.

Salah satu terdakwa turut didakwa atas tuduhan pemalsuan dokumen dan pelanggaran kepercayaan. Sementara itu, satu tersangka lain yang diduga menggelapkan dana dari distributor penyedia chip Nvidia berstatus buron.

Meskipun Nvidia berstatus perusahaan Amerika Serikat, produksi chip AI seperti seri Blackwell bergantung pada pabrik Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) di Arizona sebelum dikirim ke Taiwan untuk pengemasan akhir.

Pemerintah AS telah memberlakukan larangan ekspor teknologi AI canggih ke China sejak 2022, walau izin penjualan terbatas masih diberikan untuk komponen versi lama seperti chip H200. Otoritas Taiwan memperketat pengawasan ekspor guna menekan potensi pelanggaran hukum.

Praktik penyelundupan chip AI ke China dilaporkan marak terjadi melalui pengiriman transit ke negara ketiga seperti Thailand dan Malaysia. Kasus serupa di AS pernah mengungkap upaya ekspor ilegal server AI ke China dengan nilai transaksi mencapai miliaran dolar AS.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed