Telkom Indonesia Dorong Kabel Laut Dan Data Center Untuk AI
Telkom Indonesia memperkuat pembangunan infrastruktur data center dan konektivitas global di Jakarta serta Batam guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan komputasi kecerdasan buatan (AI) yang meningkat pesat, sebagaimana dilansir dari Detik iNET pada konferensi pers Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 di Nusa Dua, Bali.
Kebutuhan konektivitas untuk mendukung komputasi AI tercatat mengalami kenaikan signifikan jika dibandingkan dengan kapasitas normal sebelumnya.
"Untuk compute, konektivitasnya itu lebih dari 10 kali, 10-20 kali. Ini realita yang terjadi," ujar Director of Wholesale & International Service Telkom Indonesia Budi Satria Dharma Purba.
Fasilitas komputasi AI di Indonesia saat ini berpusat di dua wilayah utama yang didukung oleh ketersediaan jalur komunikasi tinggi.
"Kalau kita lihat sekarang bagaimana development dari data center di Indonesia untuk men-support AI, paling tidak ada dua lokasi. Satu di Jakarta, sudah pasti sangat menjamur pengembangan data center. Kemudian yang kedua di Batam," jelas Budi.
Proses pembangunan jaringan fisik membutuhkan waktu panjang, sementara permintaan kapasitas dari penyedia layanan digital terus melonjak cepat.
"Makanya saya cerita, kita bangun kabel butuh waktu lima tahun, tapi belum satu tahun sudah habis," katanya.
Budi menambahkan bahwa keberadaan jalur komunikasi internasional menjadi syarat mutlak jika Indonesia ingin menjadi hub komputasi kawasan.
"Kalau Indonesia ini jadi pusat pertumbuhan data center untuk mendukung AI, konektivitas globalnya ini harus tersedia," pungkas Budi.
Telkom Indonesia telah menetapkan alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) perusahaan secara berkala untuk membiayai proyek-proyek strategis tersebut.
"Jadi rasio dari capex atau investasi yang kami keluarkan terhadap revenue-nya. Capex kami itu antara 18-20%," ujar Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini.
Penggunaan anggaran tersebut dibagi ke dalam beberapa sektor vital penunjang ekosistem digital nasional dan global.
"Sebagian digunakan untuk membangun fiber network, baik yang dalam negeri maupun fiber yang keluar, international cable luar negeri. Sebagian lain digunakan untuk membangun power dan juga membangun data center," ungkap Dian.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow