Thailand Raih Gelar Juara Srikandi Merdeka Cup Usai Tekuk Garuda Pertiwi

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Gelar juara Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino resmi direbut tim putri Thailand setelah memetik kemenangan tipis 1-0 atas Garuda Pertiwi. Pertandingan final tersebut berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Minggu (23/8/2026) malam, sebagaimana dilansir dari Bola. Gol semata wayang penentu kemenangan Thailand tercipta berkat eksekusi tendangan bebas jarak jauh kapten Kawinthida Kikuntod pada menit ke-23.

Tertinggal satu gol, skuad Garuda Pertiwi langsung meningkatkan intensitas serangan dan memberikan perlawanan yang sangat sengit.

Berbagai upaya serangan yang dibangun Fadilla dan rekan-rekan kerap menemui jalan buntu akibat rapatnya barisan pertahanan lawan. Secara statistik akhir pertandingan, dominasi penguasaan bola Garuda Pertiwi mencapai 51 persen, mengungguli perolehan Thailand.

Kendati unggul dalam penguasaan bola, seluruh peluang emas yang diperoleh tuan rumah belum mampu dikonversi menjadi gol balasan. Sementara Garuda Pertiwi finis sebagai runner-up, peringkat ketiga diraih tim Malaysia setelah menumbangkan Yordania 4-0 pada Minggu sore.

Selain menyabet posisi kedua, Garuda Pertiwi juga sukses menyabet penghargaan sebagai tim fairplay sepanjang gelaran turnamen. Gelar pemain terbaik atau best player turnamen disematkan kepada sang kapten Thailand, Kawinthida Kikuntod. Penyerang Malaysia, Lim You, keluar sebagai top scorer lewat torehan 8 gol, sedangkan gelar best goalkeeper diraih kiper Garuda Pertiwi, Alleana Ayu Arumy.

Pelatih Thailand, Thidarat Wiwasukhu, mengapresiasi undangan bertanding dalam kompetisi yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation tersebut.

Thidarat Wiwasukhu menilai keikutsertaan dalam turnamen ini memberikan jam terbang berharga bagi perkembangan anak asuhnya. "Pertama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara yang telah mengadakan acara ini. Saya juga berterima kasih kepada para penggemar, acara ini adalah acara yang sangat luar biasa, di mana kami bisa bermain dengan tujuh negara lainnya," ujar Thidarat. "Terima kasih kepada penyelenggara dan saya senang bisa bertanding di turnamen ini bersama dengan tim dari tujuh negara lain," lanjutnya.

Rasa bangga dan kepuasan serupa turut diutarakan oleh kapten Thailand, Kawinthida Kikuntod.

"Pertama, saya ingin mengucapkan terimakasih kepada penyelenggara. Acara ini salah satu acara terbaik yang pernah saya ikuti. Saya senang melihat para penggemar yang datang menonton kami di setiap pertandingan," ujar Kawinthida. "Ini adalah event luar biasa terbaik yang pernah diikuti dan ya, terima kasih untuk fans yang sudah mendukung di setiap pertandingan," lanjutnya.

Evaluasi dan Daya Juang Garuda Pertiwi

Pelatih Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann, merasa lega karena seluruh pemain menyelesaikan kejuaraan tanpa ada yang menderita cedera parah. Timo Scheunemann sangat memuji determinasi pantang menyerah anak didiknya sepanjang 90 menit pertandingan partai puncak.

"Syukur kita bisa melalui turnamen ini tanpa ada yang cedera. Kedalaman tim kami agak kurang karena memang konsekuensi memecah dua tim. Namun, intinya mereka enggak ada yang cedera itu sudah luar biasa," ujar Timo.

"Mereka bisa berjuang, main lima kali dalam sepuluh hari itu untuk pemain profesional saja susah banget, apalagi putri umur 14, 15, dan 16 tahun." "Butuh mental yang luar biasa, butuh jiwa pejuang. Mereka tunjukkan hari ini juga melawan Thailand.

Jadi walaupun lelah, mereka berjuang, mereka sudah kasih seratus persen," lanjutnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed