Thomas Tuchel Coret Harry Maguire dari Skuad Piala Dunia 2026

Smallest Font
Largest Font

Manajer Timnas Inggris Thomas Tuchel dilaporkan mencoret bek Harry Maguire dari skuad final berisi 26 pemain untuk Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjelang pengumuman resmi pada Jumat, 22 Mei 2026.

Langkah perombakan lini pertahanan oleh Thomas Tuchel ini juga membuat bek AC Milan Fikayo Tomori serta bek kiri Manchester United Luke Shaw tersingkir dari kompetisi, sementara John Stones merebut kembali posisinya di jantung pertahanan.

Melalui akun media sosial pribadinya, bek Manchester United Harry Maguire mengonfirmasi bahwa dirinya tidak lolos seleksi akhir setelah diberitahu secara langsung oleh sang manajer karena dinilai belum sepenuhnya meyakinkan dalam laga persahabatan terakhir melawan Uruguay dan Jepang.

"Tadinya aku merasa percaya diri aku bisa memainkan peran besar di musim panas ini untuk negaranya setelah musim yang telah kujalani. Aku terkejut dan kecewa dengan keputusannya," tulis Maguire.

Bek tengah berusia 33 tahun tersebut mencurahkan isi hatinya mengenai arti besar seragam Timnas Inggris bagi dirinya, sekaligus mendoakan kesuksesan bagi rekan-rekan setimnya yang berangkat bertanding.

"Tidak ada yang lebih kusukai daripada mengenakan kaus itu dan mewakili negaraku selama ini. Aku mengharapkan yang terbaik untuk para pemain di musim panas ini," sambungnya.

Dilansir dari media-media Inggris termasuk talkSPORT, posisi yang ditinggalkan oleh Maguire di lini belakang kemungkinan besar akan diisi oleh Levi Colwill dari Chelsea, berdampingan dengan Ezri Konsa dan Marc Guéhi sebagai bek tengah utama.

Selain pencoretan di lini belakang, laporan dari The Athletic dan Fabrizio Romano menyebutkan bahwa penyerang Manchester City Phil Foden dan bintang Chelsea Cole Palmer secara mengejutkan juga akan kehilangan tempat di skuad akhir karena pertimbangan konsistensi performa.

Sebagai gantinya, Thomas Tuchel diyakini akan memasukkan beberapa nama kejutan seperti Ivan Toney dari Al Ahli, Noni Madueke dari Arsenal, gelandang veteran Brentford Jordan Henderson, bek Newcastle United Dan Burn, serta pemain muda Manchester City Nico O'Reilly.

Di sisi lain, kapten Timnas Inggris Harry Kane mengekspresikan rasa percaya diri yang tinggi terhadap komposisi tim pilihan Tuchel yang dinilainya sebagai skuad terbaik untuk mengakhiri penantian gelar juara selama 60 tahun.

“Saya pikir skuad kami adalah yang terbaik yang pernah kami miliki,” kata Kane.

Penyerang Bayern Munchen berusia 32 tahun tersebut menambahkan bahwa kekuatan pemain inti maupun pemain cadangan yang merata membuat posisi Inggris sangat diunggulkan di turnamen ini.

“Jika melihat starting XI kami dan pemain-pemain yang masuk dari bangku cadangan, kami datang ke turnamen sebagai salah satu favorit. Kami terus berkembang bersama sebagai tim dalam beberapa pemusatan latihan terakhir di bawah Thomas," imbuh mantan bintang Tottenham Hotspur tersebut.

Kane yang merasa sedang berada dalam performa terbaik sepanjang kariernya juga menekankan ambisi besar seluruh anggota tim untuk mempersembahkan trofi tertinggi sepak bola tersebut kepada para pendukung setia di negaranya.

“Kami tahu betapa besarnya arti memenangkan Piala Dunia, bukan hanya untuk kami, tetapi juga untuk fans dan seluruh negara."

Striker yang mencetak 58 gol dari 50 pertandingan musim ini merasa gaya bermainnya kini telah berevolusi menjadi jauh lebih matang dan komplet dibandingkan satu dekade lalu.

“Itulah yang mendorong kami di lapangan, dan semoga kami bisa membawa pulang trofi itu untuk para fans," imbuh Kane.

Mantan penyerang Tottenham Hotspur tersebut menjelaskan bagaimana pengalaman panjang telah mengubah pemahamannya mengenai positioning dan kontribusi dalam membangun serangan tim.

“Ketika saya memenangkan Golden Boot pertama, saya masih cukup muda. Saya berada di tahap karier yang berbeda dibanding 10 tahun lalu," tutur Kane.

Kane merasa sangat menikmati adaptasi permainan sepak bolanya saat ini yang dinilainya berada pada tingkat yang jauh lebih tinggi.

“Saya belajar banyak sejak saat itu hingga sekarang. Saya lebih berpengalaman. Saya mengembangkan permainan dengan turun lebih dalam dan membantu membangun serangan. Pemahaman saya tentang permainan dan positioning sudah berada di level yang benar-benar berbeda."

Kapten Tiga Singa tersebut menegaskan kepuasannya terhadap performa personalnya yang sedang menanjak menjelang turnamen akbar di Amerika Utara.

“Saya merasa menjadi pesepak bola yang jauh lebih komplet. Dan sejujurnya, saya rasa saat ini saya memainkan sepak bola terbaik dalam karier saya. Saya sangat menikmati versi diri saya yang sekarang," imbuh dia.

Timnas Inggris dijadwalkan melakoni laga pemanasan melawan Selandia Baru dan Kosta Rika sebelum memulai pertandingan pembuka Grup L Piala Dunia 2026 melawan Kroasia pada 17 Juni, disusul laga kontra Ghana dan Panama.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed