Thomas Tuchel Coret Harry Maguire dari Skuad Piala Dunia 2026

Smallest Font
Largest Font

Manajer Timnas Inggris Thomas Tuchel dilaporkan mencoret bek senior Harry Maguire dari daftar skuad final untuk Piala Dunia 2026 pada Jumat, 22 Mei 2026. Langkah mengejutkan ini melengkapi rumor absennya Phil Foden dan Cole Palmer akibat performa yang dinilai menurun sepanjang musim.

Keputusan juru taktik asal Jerman tersebut memicu reaksi keras dari Harry Maguire yang sebelumnya tampil dalam dua laga persahabatan pada Maret 2026. Bek Inggris itu mengungkapkan kekecewaannya secara terbuka setelah menerima panggilan telepon dari pihak manajemen tim nasional.

"I was confident I could of (sic) played a major part this summer for my country after the season I’ve had. I’ve been left shocked and gutted by the decision." kata Harry Maguire, Bek Timnas Inggris.

Mantan kapten Manchester United tersebut langsung menyampaikan pesan tambahan menyusul kepastian dirinya yang dipastikan gagal berangkat ke Amerika Utara pada musim panas ini.

"I wish the players all the best this summer." ujar Harry Maguire, Bek Timnas Inggris.

Di sisi lain, euforia besar justru melanda kota Birmingham setelah Aston Villa sukses menjuarai kompetisi kasta kedua Eropa. Ribuan suporter memadati jalanan pusat kota untuk menyambut parade bus atap terbuka yang membawa skuad asuhan Unai Emery.

Keberhasilan mengalahkan Freiburg dengan skor 3-0 di Istanbul pada Rabu malam mengakhiri paceklik gelar Aston Villa selama 30 tahun. Manajer Unai Emery yang merayakan trofi Europa League kelimanya mendedikasikan kemenangan tersebut untuk para pendukung setia klub.

"We are delighted to be here with you, sharing this trophy, we are bringing it for you," kata Unai Emery, Manajer Aston Villa.

Pria asal Spanyol itu terus membakar semangat para suporter dari atas bus parade yang melewati rute sepanjang 4,5 kilometer menuju J Quarter.

"This trophy is yours – our heart is your heart, your heart is our heart. We are together – up the Villa." ujar Unai Emery, Manajer Aston Villa.

Sementara itu, skandal 'Spygate' yang melibatkan Southampton memasuki babak baru setelah otoritas liga merilis rincian sanksi. EFL menjatuhkan hukuman pengurangan empat poin untuk musim depan dan mendepak Southampton dari babak play-off Championship akibat terbukti memata-matai sesi latihan Middlesbrough.

Penyelidikan resmi dari FA memastikan bahwa manajer Southampton, Tonda Eckert, menjadi aktor utama yang memerintahkan staf junior untuk melakukan tindakan ilegal tersebut demi keuntungan taktis.

"We have concluded that there was, on the part of the respondent, a contrived and determined plan from the top down to gain a competitive advantage in competitions of real significance by deliberate attendance at opposition training grounds for the purpose of obtaining tactical and selection information," rilis English Football League (EFL).

Otoritas liga mengecam keras penyalahgunaan wewenang dari manajemen senior yang mengorbankan pekerja muda untuk menjalankan aksi mata-mata tersebut.

"It involved far more than innocent activity and a particularly deplorable approach in its use of junior members of staff to conduct the clandestine observations at the direction of senior personnel." tulis English Football League (EFL).

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) kini mengambil alih kasus ini untuk investigasi lanjutan. Thomas Tuchel dijadwalkan menghadiri konferensi pers resmi di Stadion Wembley setelah pengumuman skuad pada pukul 10.00 waktu setempat.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed