Timnas Ghana Hadapi Masalah Jelang Laga Kontra Panama

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional sepak bola Ghana menghadapi gejolak internal dan kendala administratif menjelang pertandingan pembuka Grup L Piala Dunia 2026 melawan Panama pada Rabu, 17 Juni 2026, di Toronto, Kanada. Persiapan tim berjuluk Black Stars tersebut terganggu akibat keputusan otoritas imigrasi Kanada yang melarang gelandang Thomas Partey memasuki negara tersebut karena tengah menghadapi proses hukum di Inggris Raya. Selain masalah visa Partey, Ghana juga kehilangan gelandang serang Mohammed Kudus yang harus absen dari turnamen akibat cedera, sehingga menambah beban bagi pelatih baru Carlos Queiroz yang ditunjuk menggantikan Otto Addo.

Jurnalis sepak bola Ghana, Gary Al-Smith, menyoroti ketidakstabilan di kursi kepelatihan yang dinilai menghambat perkembangan performa tim nasional selama beberapa tahun terakhir.

"The journey of the Black Stars over the last four decades has been marked by long periods of disappointment," kata Gary Al-Smith, salah satu jurnalis sepak bola paling dihormati di negara tersebut. Al-Smith menambahkan bahwa seringnya pergantian manajer membuat para pemain kesulitan beradaptasi dengan filosofi permainan yang terus berubah.

"Teams need rhythm to grow," kata Al-Smith. Pihak pemerintah Ghana langsung melayangkan protes keras terhadap keputusan imigrasi Kanada yang menolak pengajuan visa darurat Thomas Partey.

"For Canada, which is a party to many international treaties, that accepts the presumption of innocence until proven guilty by a competent court, to decide that they have some rules that will not allow you to be admitted into their country is unfair and an overreaction," kata Kofi Adams, Menteri Olahraga Ghana. Meskipun demikian, upaya banding yang diajukan oleh asosiasi sepak bola Ghana secara resmi telah ditolak oleh otoritas terkait pada Selasa malam. "Ever since his [Partey’s] issue started, we knew that once we qualified for the World Cup and we had been drawn against England, there would be trouble and headlines," kata Al-Smith.

Kendala lain juga muncul dari sektor pendanaan bagi suporter yang awalnya direncanakan mendapat subsidi penuh dari pemerintah untuk terbang ke Amerika Utara.

"When I interviewed President Mahama last year he told me that the government will not spend money on taking Ghanaians abroad and that they will engage the private sector to do so," kata Al-Smith. Di sisi teknis lapangan, mantan pelatih Otto Addo sebelum dipecat sempat mengungkapkan pandangannya mengenai masalah utama performa lini depan Ghana yang minim gol. "There was no point zero, where all countries had the same chance to qualify for the World Cup," kata Otto Addo, pelatih yang membawa Ghana lolos kualifikasi sebelum akhirnya diberhentikan.

Addo menegaskan bahwa efektivitas penyelesaian akhir menjadi penyebab utama kegagalan Ghana di beberapa kompetisi sebelumnya termasuk kualifikasi Piala Afrika.

"but we couldn’t score a lot of goals... we missed a lot of chances, this is the fact," kata Addo. Setelah menghadapi Panama di Toronto, jadwal pertandingan Ghana berikutnya adalah melawan Inggris di Boston pada 23 Juni dan Kroasia di Philadelphia pada 27 Juni 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed