Timnas Malaysia Usung Misi Bangkit LAWAN Vietnam Piala AFF 2026

Smallest Font
Largest Font

Gelandang Timnas Malaysia, Sergio Aguero, menegaskan kesiapannya untuk membalikkan keadaan dalam laga leg kedua semifinal Piala AFF 2026 melawan tuan rumah Vietnam di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (19/8/2026) malam WIB. Sebagaimana dilansir dari Bola, pemain yang baru direkrut PSM Makassar tersebut yakin timnya mampu mencatatkan hasil mengejutkan walau tertinggal agregat 0-2.

Kepindahan Aguero ke PSM Makassar dari klub Thailand, Kanchanaburi FC, membuahkan kesepakatan kontrak selama dua musim. Namun, fokus utamanya saat ini tertuju penuh untuk membawa skuad Harimau Malaya bangkit dari kekalahan leg pertama di kandang sendiri.

Aguero menilai performa tim pada pertemuan sebelumnya sudah menunjukkan perlawanan sengit, terutama dengan mendominasi penguasaan bola dan menurunkan sejumlah pemain muda.

"Kami memberikan perlawanan yang sangat baik, termasuk para pemain muda. Pelatih Vietnam (Kim Sang-sik) adalah teman saya, dan dia mengatakan kepada saya bahwa dia terkejut dengan betapa bagusnya permainan kami di babak pertama," kata Aguero.

Pemain berusia 32 tahun itu percaya pertarungan sengit di sektor tengah akan kembali terulang dan menjadi kunci persaingan pada laga menentukan ini.

"Para gelandang mereka banyak melakukan pelanggaran terhadap saya pada leg pertama, namun kami tetap bermain dengan baik bersama Syafiq Ahmad, Ibrahim Manusi, Daryl Sham George, mereka semua tampil sangat bagus," kata Aguero.

Keunggulan lini tengah dinilai sang gelandang kelahiran Argentina sebagai faktor vital untuk meraih kemenangan.

"Situasinya tidak akan berbeda pada leg kedua karena siapa pun yang mampu menguasai lini tengah dengan lebih baik akan menjadi penentu kemenangan," kata Aguero.

Guna memacu motivasi tim, pelatih sementara Tan Cheng Hoe mengingatkan jajaran pemain pada momen semifinal Piala AFF 2014, di mana Malaysia mampu membalikkan keunggulan agregat atas Vietnam.

"Kita harus menengok kembali tahun 2014 dan mengingat bagaimana tim asuhan Dollah berhasil mengatasi situasi sulit. Setelah 12 tahun, pelatih dan pemain memang sudah berganti, namun kami tetap bisa menjadikannya sebagai motivasi," kata Tan Cheng Hoe.

Meskipun edisi 2014 berakhir dengan kekalahan tipis dari Thailand di partai puncak, pengalaman tersebut diharapkan bisa terulang kembali.

"Hal itu memberi saya harapan bahwa kami bisa mengulanginya lagi, tetapi kita semua harus berjuang bersama," kata Tan Cheng Hoe.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed