Timnas U16 Indonesia Bantai Arab Saudi 7-0 di Srikandi Cup 2026
Tim nasional putri U-16 Indonesia menduduki puncak klasemen sementara Grup A Srikandi Merdeka Cup 2026 setelah menghajar Arab Saudi dengan skor 7-0 pada pertandingan perdana di Supersoccer Arena, Kudus, Jumat (14/8/2026).
Kemenangan telak skuad asuhan Timo Scheunemann tersebut diraih lewat dua gol Jazlyn Kayla Firyal, serta masing-masing satu gol dari Fadilla, Nafeeza Ayasha Nori, Keysa Arabela Manisya Nian, Shifana Rizka Nadhifa, dan gol bunuh diri pemain Arab Saudi, Dima Ahmed Hegazy.
Hasil ini menempatkan Indonesia di posisi teratas Grup A dengan perolehan tiga poin, disusul Hong Kong dan Malaysia yang bermain imbang 0-0, sementara Arab Saudi berada di dasar klasemen tanpa poin.
| No | Negara | Main | SG | Poin |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Indonesia Garuda Pertiwi | 1 | 7 | 3 |
| 2 | Hong Kong | 1 | 0 | 1 |
| 3 | Malaysia | 1 | 0 | 1 |
| 4 | Arab Saudi | 1 | -7 | 0 |
Menanggapi hasil positif tersebut, pelatih Timnas Putri Indonesia U-16 Timo Scheunemann menegaskan bahwa fokus utama pada kelompok umur adalah pembinaan talenta jangka panjang untuk tim nasional senior.
"Saya itu cari pemain dan saya membina pemain untuk Timnas Senior. Harusnya seperti itu pelatih Timnas U-17. Nah, ini pertanyaannya apakah PSSI setuju atau tidak?" kata Timo dilansir dari CNN Indonesia.
Juru taktik berdarah Jerman itu menambahkan bahwa dirinya tidak keberatan berada di belakang layar demi perkembangan sepak bola putri tanah air.
"Kalau tidak setuju ya nggak apa-apa, saya kan bisa di belakang layar, saya nggak harus di depan. Saya sudah melatih bola sudah 28 tahun di Indonesia, kadang di depan kadang di belakang layar, nggak masalah," ujar Timo.
Ia juga mengingatkan pentingnya pembentukan karakter dan taktik dasar bagi para pemain usia muda.
"Ini harus dimengerti bahwa U-17 itu utamanya itu: mencari dan mencetak pemain dalam semua hal. Pola makannya gimana, taktisnya gimana, sikapnya gimana. Supaya kita bisa mencetak pemain senior yang lebih baik dan lebih baik lagi," lanjut Timo.
Menurutnya, konsep pengembangan usia muda ini merupakan standar yang diterapkan oleh negara-negara maju.
"Nah, itu tugas utama daripada pelatih U-17 menurut saya. Dan itu bukan hanya menurut saya, tapi semua negara-negara yang mau berkembang sepak bolanya berpikirnya seperti itu gitu," beber Timo.
Eks pelatih Persema Malang ini menyambut baik regulasi fleksibel dalam turnamen Srikandi Merdeka Cup yang memberi ruang rotasi pemain lebih luas.
"Kami bersyukur dengan skor tadi sudah bisa mengamankan kemenangan, apalagi ada peraturan khusus di turnamen di sini boleh sampai mengganti delapan pemain," kata Scheunemann dikutip dari Tirto.
Selain hasil di lapangan, Timo berharap laga sepak bola putri ini bisa memicu minat generasi muda di berbagai daerah.
"Memang harapan kami tadi bisa menghibur warga Kudus. Selain itu juga ingin menginspirasi anak-anak kecil cewek di seluruh Indonesia yang menonton, semoga banyak yang menonton, agar mereka ingin main bola juga," tambah Scheunemann.
Dari sudut pandang federasi, Anggota Komite Eksekutif PSSI Vivin Cahyani Sungkono optimistis Garuda Pertiwi siap berlaga pada Kualifikasi Piala Asia Putri U-17 2027 mendatang.
"Kami sangat confident bisa masuk di Kualifikasi Piala Asia U17," ujar Vivin melaui Kompas.com.
Vivin menilai penampilan para pemain di lapangan telah melampaui perkiraan awal tim kepelatihan dan federasi.
"Jadi kita lihat secara kasat mata tadi starter player-nya juga cukup baik. Beberapa pemain memang kita prediksi bermain sangat baik, tapi ada beberapa pemain juga yang di luar prediksi ternyata mainnya di luar ekspektasi," ungkap Vivin.
Ia juga menyoroti tingginya antusiasme penonton, baik yang memadati kapasitas 1.200 kursi di stadion maupun pemirsa tayangan dalam jaringan.
"Antusiasmenya kami melihat makin ke sini makin bagus tanggapannya. Bukan cuma yang datang offline ke sini karena memang kita tahu kapasitas stadion di sini 1.200 dan kita lihat ini full," jelas Vivin.
Melalui siaran resmi RANS Entertainment, laga perdana tersebut mencatatkan angka penonton yang signifikan.
"Tapi yang kami perhatikan justru yang lihat di online via YouTube yang memang sebagai official partner-nya disiarkan oleh RANS Entertainment. Terakhir tadi kami cek sudah lebih dari 100.000 yang nonton," pungkasnya.
Pada laga lanjutan Grup A berikutnya, Garuda Pertiwi dijadwalkan bertanding melawan Malaysia pada Minggu (16/8/2026) di Supersoccer Arena Kudus.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow