Thailand Ungguli Indonesia Babak Pertama Final Srikandi Merdeka Cup

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional putri U16 Indonesia tertinggal 0-1 dari Thailand pada babak pertama laga final Srikandi Merdeka Cup 2026 di Stadion Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (23/8/2026) malam. Keunggulan Thailand tercipta melalui eksekusi bola mati Kawinthida Kikuntod pada menit ke-23.

Meskipun tertinggal, skuad Garuda Pertiwi mendominasi penguasaan bola hingga 53 persen dibanding Thailand yang mencatatkan 47 persen. Namun, efektivitas serangan berada di pihak Thailand dengan melepaskan tiga tembakan tepat sasaran, sementara Indonesia hanya mengemas satu tembakan.

Sejak awal pertandingan, kedua tim memperagakan permainan terbuka. Indonesia yang dipimpin kapten Alleana Ayu Arumy di bawah mistar gawang sempat mendapat ancaman dari penetrasi lini depan Thailand, tetapi pergerakan cepat Jazlyn Kayla Firyal berhasil mengamankan pertahanan.

Ancaman bahaya kembali mendatangi area pertahanan Indonesia pada menit ke-13 melalui umpan silang Nanthiya Meepho, meski peluang tersebut gagal dimaksimalkan oleh Phonnapat Phapyai. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-23 saat tembakan bola mati Kawinthida Kikuntod membobol gawang Indonesia.

Upaya mengejar ketertinggalan dilancarkan anak asuh Timo Scheunemann melalui tusukan cepat Keysa Arabela Manisya dan Fadilla dari sektor sayap. Kendati demikian, skor 0-1 untuk keunggulan Thailand bertahan hingga laga turun minum.

Keberhasilan Indonesia menembus partai puncak ini diraih setelah menundukkan Yordania 3-0 di babak semifinal, Jumat (21/8/2026). Gol kemenangan saat itu disumbangkan oleh Kesya Arabela Manisya Nian, Jazlyn Kayla Firyal, dan Fadilla.

Gelandang Garuda Pertiwi, Shifana Rizka Nadhifa, sempat menyatakan apresiasinya atas pencapaian tim seusai laga semifinal tersebut.

"Pastinya kami semua sangat senang dengan kemenangan hari ini, ini adalah hasil kerja keras kami selama training center dan kami bisa masuk final," ujar Shifana.

Pelatih Timo Scheunemann menekankan pentingnya proses pembinaan pemain muda dalam ajang internasional ini.

"Karena dari saya, saya selalu mau mencetak pemain, karena mencetak pemain itu jangka panjang," tegas Timo.

Timo menambahkan pandangannya mengenai target utama tim di turnamen ini.

"Kalau sampai kita juara, pialanya itu bonus, piala saya sesungguhnya itu semua pemain-pemain saya," pungkas Timo.

Sementara itu, pelatih Yordania, Luna Rami Amin Almasri, menilai ketangguhan lini belakang Indonesia menjadi faktor pembeda saat timnya dikalahkan di semifinal.

"Pertandingan terasa lebih berat setelah kartu merah, tapi tim tetap bermain kompak saat menyerang maupun ketika bertahan," ungkap Luna.

Pemenang laga final antara Indonesia dan Thailand ini akan mengamankan gelar juara Srikandi Merdeka Cup 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed