Tokyo Little House di Akasaka Tawarkan Pengalaman Unik bagi Turis Asing

Smallest Font
Largest Font

Tokyo Little House di kawasan Akasaka menarik perhatian wisatawan asing karena keunikan dan nilai sejarahnya, seperti dikutip dari Detik Travel.

Bangunan ini adalah rumah tradisional Jepang berusia sekitar 70 tahun yang dibangun pada 1948, tiga tahun setelah berakhirnya Perang Dunia II. Lokasinya berada di belakang gedung parlemen nasional di Akasaka, yang kini menjadi pusat perkembangan kota Tokyo.

Sejak masa itu, Tokyo Little House menyaksikan transformasi kawasan tersebut dari reruntuhan menjadi area yang penuh dengan gedung modern dan gemerlap cahaya kota.

Bangunan dua lantai ini memiliki fungsi ganda, dengan lantai pertama yang digunakan sebagai kafe dan galeri. Di sini, pengunjung dapat menikmati kopi sambil melihat pameran yang menggambarkan sejarah Tokyo melalui koleksi buku, peta, dan dokumen langka.

Lantai kedua disulap menjadi akomodasi privat yang hanya bisa disewa oleh satu kelompok tamu dengan kapasitas hingga tiga hingga empat orang. Meski telah direnovasi, elemen asli seperti jendela kayu, dinding tanah, dan lantai tatami tetap dipertahankan untuk menjaga karakter rumah lama.

Penginapan dengan Suasana Autentik

Renovasi yang berlangsung selama enam bulan memastikan suasana tradisional tetap terjaga, termasuk tangga yang curam dan akses terpisah ke lantai dua untuk menjaga privasi tamu. Fasilitas seperti dapur kecil, kamar mandi modern, serta mesin cuci juga tersedia untuk kenyamanan pengunjung.

Kendati berada di kawasan hiburan, pengelola menyediakan penyumbat telinga bagi tamu yang ingin suasana lebih tenang karena suara dari luar terkadang terdengar pada malam hari.

Popularitas di Kalangan Turis Asing

Tokyo Little House semakin populer di kalangan wisatawan mancanegara yang tidak hanya datang untuk kafe, tapi juga untuk merasakan atmosfer Tokyo yang berbeda dari destinasi wisata biasa. Salah satu menu favorit pengunjung adalah cinnamon toast yang renyah dengan harga sekitar 600 yen.

Kombinasi antara nilai sejarah, nuansa tradisional, dan pelayanan modern membuat Tokyo Little House menjadi destinasi menarik di tengah gemerlap kota Tokyo.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed