Korsel Siapkan 93 Miliar Won Ratakan Sebaran Turis Foreign

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Korea Selatan mengalokasikan anggaran sebesar 93,5 miliar won atau sekitar US$70 juta mulai tahun 2027 untuk meratakan sebaran wisatawan asing yang selama ini menumpuk di Seoul. Langkah ini ditempuh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan dengan membangun jaringan lima bandara internasional regional sebagai titik tumpu koridor wisata baru, seperti dilansir dari Detik Travel pada Minggu (13/9/2026). Kementerian menetapkan lima bandara internasional di daerah sebagai pusat konektivitas utama, yaitu Bandara Gimhae, Daegu, Cheongju, Yangyang, dan Muan.

Langkah integrasi jaringan transportasi ini bertujuan mempermudah perjalanan turis mancanegara menuju destinasi budaya, sejarah, dan alam di berbagai provinsi. Pengembangan ini mencakup peluncuran tiket terpadu untuk transit dan belanja, sistem pembayaran digital, serta paket promosi wisata sejarah dan ekologi ke pasar internasional. Kementerian juga berkoordinasi dengan maskapai penerbangan regional guna menambah rute penerbangan internasional langsung ke bandara-bandara tersebut.

Kebijakan strategis ini diambil di tengah rekor lonjakan kunjungan turis asing ke Korea Selatan yang didorong tingginya antusiasme global terhadap budaya pop, kuliner, dan konten lokal. Meski demikian, manfaat ekonomi pariwisata dinilai masih belum merata karena mayoritas wisatawan asing hanya berfokus pada Seoul dan Pulau Jeju.

Ketimpangan tersebut menyebabkan kawasan pedalaman dan kota-kota pesisir yang memiliki situs bersejarah serta infrastruktur pendukung kurang mendapat dampak ekonomi, di tengah tantangan penyusutan populasi lokal. Melalui rencana baru ini, fungsi bandara regional akan diubah dari sekadar titik transit biasa menjadi gerbang utama koridor budaya. Hub Gimhae dan Daegu di wilayah selatan akan mengarahkan turis ke Gyeongju serta situs warisan Konfusianisme di Andong dan kawasan pesisir Busan. Sementara itu, Bandara Cheongju menghubungkan wisatawan ke reruntuhan Kerajaan Baekje di Gongju dan Buyeo serta pusat kuliner Jeonju.

Di sepanjang pantai timur, Bandara Yangyang memfasilitasi akses pendakian di Taman Nasional Seoraksan dan kegiatan selancar di Gangneung serta Sokcho. Adapun Bandara Muan di wilayah barat daya disiapkan menjadi pusat rute wisata bahari yang menghubungkan Mokpo, pusat seni Gwangju, dan kota pelabuhan Yeosu.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed