Tottenham Hotspur Kalah Dua Kali Meski Belanja Besar di Liga Inggris
Tottenham Hotspur mengalami dua kekalahan beruntun di awal Liga Inggris musim 2026, meski sudah mengeluarkan lebih dari 320 juta Paun untuk memperkuat tim mereka musim panas ini, dilansir dari Detik Sport.
Spurs menghabiskan dana besar untuk membeli Jan Paul van Hecke, Mateus Fernandes, Sandro Tonali, dan Savio, serta meminjam Omar Marmoush dan merekrut Andy Robertson dan Marcos Senesi secara gratis.
Meski sudah melakukan perombakan besar di bawah pelatih Roberto De Zerbi, Tottenham kalah 0-3 dari Brentford dan kemudian 0-2 dari Newcastle United, sehingga kini berada di dasar klasemen Liga Inggris.
Dalam pertandingan melawan Newcastle pada 29 Agustus 2026 di kandang sendiri, Tottenham sebenarnya tampil lebih dominan, tetapi gagal menciptakan ancaman berarti dan kebobolan dua gol di babak kedua oleh Anthony Elanga dan Yoane Wissa.
Roberto De Zerbi mengakui bahwa masalah utama timnya adalah mentalitas yang belum ditemukan.
"Anda benar, ya. Itu adalah masalah terbesarnya, tantangan terbesarnya, target terbesarnya adalah menemukan mentalitas yang tepat," ujar De Zerbi.
Pelatih asal Italia itu juga menyatakan bahwa mentalitas bukan sesuatu yang bisa dibeli di bursa transfer.
"Sayangnya Anda tak bisa membeli mentalitas di bursa transfer. Sepakbola itu seperti sulap, Anda bisa mengganti begitu banyak pemain di satu jendela atau bursa transfer, dan Anda bisa langsung menemukan keseimbangan, atau Anda butuh waktu lebih panjang," tambahnya.
De Zerbi berharap proses menemukan mentalitas tersebut bisa cepat tercapai karena sangat penting untuk memainkan sepak bola yang diinginkan.
"Saya ingin mencapainya dengan cepat, sesegera mungkin, sebab itu krusial untuk memainkan sepakbola," pungkasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow