Tottenham Hotspur Takluk Tiga Gol Tanpa Balas dari Brentford

Smallest Font
Largest Font

Klub Premier League Tottenham Hotspur mengawali musim baru dengan kekalahan telak 0-3 dari tuan rumah Brentford di Gtech Community Stadium pada Sabtu (22/8/2026). Hasil buruk ini terjadi meski klub telah mengucurkan dana transfer hingga 237 juta poundsterling pada musim panas ini.

Brentford mendominasi jalannya pertandingan lewat gol pembuka Keane Lewis-Potter pada menit ke-12 yang disusul gol Vitaly Janelt pada menit ke-33. Michael Kayode kemudian mengunci kemenangan tuan rumah lewat golnya di menit ke-49, sementara penalti Igor Thiago pada menit ke-55 gagal membuahkan hasil usai membentur tiang gawang.

Statistik mencatat Tottenham Hotspur gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran pada babak pertama. Angka harapan gol (expected goals) Spurs hanya menyentuh 0,47 berbanding jauh dari Brentford yang mencatatkan 3,96.

Manajer Tottenham Hotspur Roberto De Zerbi memberikan evaluasi mengenai performa fisik dan taktik timnya usai laga dilansir dari Sky Sports.

"Kami menderita secara fisik, tetapi kami sudah mengetahuinya sebelum pertandingan. Kami tidak siap untuk memenangi duel; kami membuat banyak kesalahan dalam timing tekanan dengan Mikey Moore di bek tengah kiri," ujar Roberto De Zerbi, pelatih kepala Tottenham Hotspur.

De Zerbi menambahkan bahwa timnya masih membutuhkan waktu untuk membangun keterpaduan skuat akibat banyaknya pemain baru yang belum bugar sepenuhnya.

"Kami datang terlambat terlalu sering, lalu kami kalah dalam terlalu banyak duel untuk bersaing dengan Brentford. Saya minta maaf untuk itu; saya minta maaf atas kekalahan ini," kata Roberto De Zerbi, pelatih kepala Tottenham Hotspur.

Ia menegaskan bahwasanya proses adaptasi para pemain baru masih menjadi pekerjaan rumah utama bagi staf pelatih.

"Saya tahu kami harus meningkatkan kondisi fisik; kami harus meningkatkan organisasi karena ada banyak pemain baru. Namun ini pertandingan pertama; ini adalah bagian dari perjalanan kami," tutur Roberto De Zerbi, pelatih kepala Tottenham Hotspur.

Karakter permainan lawan diakuinya menjadi tantangan berat yang gagal diantisipasi oleh jajaran pemainnya di lapangan.

"Kami tahu sebelum pertandingan bahwa dengan banyak pemain baru, untuk menjadi sebuah tim kami membutuhkan dua hal: jiwa dan gaya bermain. Hari ini saya pikir ada jiwanya, tetapi pada akhirnya kami tidak bertarung dengan cara yang benar untuk perbedaan duel. Brentford adalah salah satu tim terpenting di Premier League dalam hal duel, tetapi pertandingan yang adil," ucap Roberto De Zerbi, pelatih kepala Tottenham Hotspur.

Kekalahan ini menempatkan Spurs dalam tekanan awal musim setelah mencatatkan kekalahan laga pembuka terburuk sepanjang keikutsertaan mereka di Premier League.

"Saya percaya pada pemain saya. Itu adalah pertandingan, terutama di babak pertama yang berjalan ke satu arah; kami berada di posisi yang benar dengan tekanan tinggi - seperti yang saya katakan tentang Mikey Moore. Jika Anda menganalisis pertandingannya, Anda dapat melihat berapa banyak duel yang kami lewati di babak pertama. Arah permainan mengalir ke arah Brentford," jelas Roberto De Zerbi, pelatih kepala Tottenham Hotspur.

Sementara itu, kapten pengganti Tottenham Hotspur Archie Gray turut memberikan pandangannya terkait kegagalan tim meredam agresi tuan rumah.

"Sederhana saja: kami kalah dalam terlalu banyak duel. Mereka hanya mengungguli kami di seluruh area lapangan. Kami perlu menontonnya kembali: itulah hal utama yang perlu kami lakukan dengan lebih baik," kata Archie Gray, kapten pengganti Tottenham Hotspur.

Gray juga menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada para pendukung yang hadir di stadion.

"Mereka hanya mengungguli kami. Untuk alasan apa pun, kami tidak siap untuk bertarung seperti mereka. Itu tanggung jawab kami.

Bagi para penggemar, mereka luar biasa. Bagi kami, mengecewakan mereka seperti itu di pertandingan pertama, tidak ada kata-kata untuk menggambarkan hal itu," ujar Archie Gray, kapten pengganti Tottenham Hotspur.

Ia menegaskan agar seluruh pemain melakukan introspeksi diri tanpa mencari alasan atas hasil buruk tersebut.

"Saya pikir tidak ada alasan. Kita semua akan melihat diri kita sendiri di cermin dan mengatakan itu tidak cukup baik. Kami kalah dalam terlalu banyak duel, itulah bagian utama kegagalan kami," tutur Archie Gray, kapten pengganti Tottenham Hotspur.

Kekalahan ini menempatkan Tottenham Hotspur di papan bawah klasemen sementara Premier League pada pekan pertama musim 2026/2027.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed