Thomas Tuchel Cadangkan Marcus Rashford Hadapi Meksiko di Piala Dunia
Pelatih tim nasional Inggris Thomas Tuchel membangku cadangkan penyerang sayap Marcus Rashford dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan tuan rumah Meksiko di Stadion Azteca, Mexico City, pada Senin, 6 Juli 2026.
Keputusan rotasi tersebut membuat rekrutan anyar Barcelona, Anthony Gordon, dipercaya mengisi posisi sayap kiri dalam formasi 4-2-3-1 yang diterapkan Inggris. Gordon kembali menjadi starter setelah sebelumnya tampil di dua laga awal fase grup, sedangkan Rashford kehilangan tempat utama yang sempat ia pegang pada dua pertandingan terakhir.
Di sektor sayap kanan, Bukayo Saka diturunkan sebagai sebelas pertama untuk menemani Jude Bellingham dan kapten Harry Kane di lini depan. Perubahan lain di kubu Three Lions terjadi pada posisi bek kanan dengan dimainkannya Jarrel Quansah sejak menit awal menggantikan Djed Spence.
Sebaliknya, pelatih Meksiko Javier Aguirre memilih bersikap konsisten dengan mempertahankan susunan pemain yang sama seperti saat mengalahkan Ekuador pada babak sebelumnya. Skema 4-1-2-3 andalan Meksiko kembali menempatkan penyerang gaek Raul Jimenez sebagai ujung tombak dengan kawalan Roberto Alvarado dan Julian Quinones.
Pertandingan ini sempat dibayangi ancaman penundaan setelah badai es dan petir melanda kawasan stadion sekitar tiga jam sebelum sepak mula, hingga memaksa otoritas mengevakuasi penonton ke area aman. Pengelola Stadion Azteca juga sempat menangguhkan kedatangan bus tim ke area stadion akibat cuaca ekstrem tersebut.
Sebelumnya, sempat muncul opsi untuk memajukan jadwal pertandingan ke siang hari demi menghindari cuaca buruk, namun FIFA memutuskan laga tetap berjalan sesuai rencana semula. Mengenai wacana tersebut, pelatih Meksiko sempat meluapkan kekesalannya kepada radio lokal karena tidak menyukai rencana bermain di siang hari.
"pukulan telak di perut" ujar Javier Aguirre, Pelatih Meksiko.
Di sisi lain, armada Inggris juga harus menghadapi tantangan geografis berupa ketinggian lokasi Stadion Azteca yang mencapai lebih dari 2.200 meter di atas permukaan laut. Dilansir dari CNN Indonesia, Thomas Tuchel mengakui faktor ketinggian tersebut menjadi kendala fisik yang tidak bisa diadaptasi secara instan oleh timnya.
"Ketinggian tentu saja akan menjadi kerugian besar bagi kami, karena secara fisik kami tidak bisa beradaptasi hanya dalam waktu empat hari. Itu hal yang mustahil dan rintangan lain mungkin akan datang lagi," kata Thomas Tuchel, Pelatih Inggris.
Kendati demikian, pelatih asal Jerman itu menegaskan bahwa skuad Inggris memiliki kesiapan mental yang kuat untuk menghadapi segala rintangan di lapangan.
"Namun, kami siap untuk itu, kami mungkin membutuhkan tantangan ini. Kami sekarang memiliki modal mental yang kuat untuk percaya bahwa kami sudah siap, dan ketika situasi menjadi sulit, kami akan mampu menemukan jawabannya," pungkas Thomas Tuchel, Pelatih Inggris.
Pemenang dari laga sengit antara Meksiko dan Inggris ini dijadwalkan akan bertemu dengan Norwegia, yang sudah lebih dulu lolos ke babak perempat final secara mengejutkan setelah menyingkirkan Brasil.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow