UBSI Fasilitasi Magang di BRI dan Terapkan Kurikulum Praktik

Smallest Font
Largest Font

Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melalui BSI Career Center (BCC) memperluas program kesiapan kerja mahasiswa dengan menempatkan peserta magang di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Pontianak mulai Senin (3/8/2026).

Program praktik kerja lapangan (PKL) ini diikuti oleh lima mahasiswa Program Studi Sistem Informasi dari UBSI kampus Pontianak. Mereka akan menjalani masa magang hingga 30 Oktober 2026 untuk memperoleh pengalaman perbankan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI Kantor Cabang Pontianak atas kepercayaan yang diberikan kepada mahasiswa UBSI," ujar Koordinator BCC UBSI kampus Pontianak Reza Maulana.

Sebelum memulai tugas, para peserta mengikuti sesi orientasi mengenai budaya kerja perusahaan, etika profesional, dan kedisiplinan yang dipandu oleh perwakilan institusi perbankan tersebut.

"Kami juga berharap para peserta dapat beradaptasi dengan cepat dan memberikan kontribusi positif selama menjalankan praktik kerja," kata Bagian SDM BRI KC Pontianak Nunik Nurwahyuni.

Selain penempatan magang di Pontianak, UBSI juga mengimplementasikan sistem pembelajaran berbasis praktik di kampus Bekasi, khususnya pada Program Studi Ilmu Komunikasi. Kurikulum dirancang menyesuaikan kebutuhan industri digital melalui proyek produksi konten hingga siniar.

"Kampus harus menjadi tempat yang menyenangkan untuk bereksplorasi. Lewat fasilitas praktik dan ruang diskusi, kami menunjukkan bahwa UBSI Bekasi adalah tempat tumbuh bagi kreator dan pengusaha muda. Semangat unggul, berdampak, dan kreatif harus menjadi gaya hidup mahasiswa kami," papar Kepala Kampus UBSI Bekasi Suhardi.

Untuk menunjang pemahaman mahasiswa terhadap realitas dunia profesional, pihak pengelola menyelenggarakan seminar BSI Digination di BSI Convention Center, Bekasi, pada Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini menghadirkan praktisi industri yang membagikan wawasan perencanaan studi.

"Saya merasa jadi manusia yang berguna karena bisa menginspirasi adik-adik saya dan memberikan pandangan tentang bagaimana kenyataan dunia kerja itu sebenarnya. Saya berharap dulu ada yang memberi tahu saya hal-hal yang tidak pernah dijelaskan ketika saya seusia mereka," tutur Creatorpreneur Aldio Ogut.

Aldio kemudian membandingkan strategi pengembangan potensi mahasiswa dengan prinsip perencanaan yang tertuang dalam literatur militer klasik.

"Kalau kita mau menang, kita harus punya planning sebelum berperang. Menurut Sun Tzu, ketika kita sudah melakukan perencanaan, kita sudah memenangkan lima puluh persen pertarungan. Begitu juga sebelum lulus, kita harus memahami dunia yang akan kita hadapi agar tidak kalah sebelum memulai," jelas Aldio Ogut.

Lulusan ilmu komunikasi dari perguruan tinggi ini diproyeksikan untuk mengisi berbagai posisi strategis di industri kreatif. Beberapa peluang karier tersebut mencakup spesialis media sosial, kreator konten, perencana media, hingga ahli strategi digital.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed