Udinese Bersiap Hadapi Padova pada Babak 32 Besar Coppa Italia
Udinese bersiap memulai babak 32 besar Coppa Italia menghadapi Padova di Stadion Friuli dengan menurunkan skuad terbaik demi mengamankan tiket menuju kompetisi antarklub Eropa.
Pelatih Kosta Runjaic menerapkan skema 3-4-2-1 dengan mengandalkan susunan pemain utama, termasuk kembalinya penjaga gawang Maduka Okoye yang baru pulih dari cedera. Sektor lini serang dipercayakan kepada duet Nicolò Zaniolo dan Jurgen Ekkelenkamp untuk memanjakan penyerang tunggal Keinan Davis.
Klub berjuluk Zebrette tersebut juga menyertakan pemain muda seperti James Abankwah dan Matteo Palma di lini pertahanan bersama Oumar Solet. Sementara Padova mengandalkan skema 3-5-2 dengan mengandalkan mantan penyerang Udinese, Kevin Lasagna, yang berduet dengan Gianluca Caprari di lini depan.
Ajang piala domestik ini dipandang sebagai kesempatan strategis untuk meraih prestasi puncak setelah keberhasilan mereka meraih trofi Fvg Cup pekan sebelumnya.
"Kami senang dapat memulai musim secara resmi. Coppa Italia sangat penting bagi kami dan merupakan jalan terpendek menuju Eropa, kami ingin memulai dengan langkah yang benar dan mendapatkan momentum untuk melangkah jauh," kata Kosta Runjaic, Pelatih Udinese.
Pelatih asal Jerman tersebut menegaskan komitmen timnya untuk bersaing di dua kompetisi sekaligus musim ini.
"Di sepanjang tahun kami bertarung di dua baris, liga dan piala, dan semakin jauh Anda melangkah, pertandingan akan semakin sulit. Di Italia, piala domestik memiliki struktur yang berbeda dari negara lain, kami memiliki beberapa putaran yang harus dilewati untuk mencapai final. Baru-baru ini Bologna memenangkan Coppa Italia, membuktikan bahwa hal itu bisa dilakukan meski bukan tim favorit. Kami ingin memberikan yang maksimal, kami menganggap serius kompetisi ini," ujar Kosta Runjaic, Pelatih Udinese.
Terkait perubahan susunan pemain di lini belakang, pelatih juga memberikan tanggapannya mengenai kepindahan Thomas Kristensen ke klub lain.
"Kepergian Kristensen sudah diperkirakan. Dia adalah titik acuan bagi kami, pada awalnya kami akan merindukannya, tetapi sekarang kami harus fokus pada pengembangan para bek muda kami, untuk menjadikan mereka Perez, Bijol, atau Kristensen yang baru. Saya optimistis dengan pertumbuhan mereka, kami bekerja setiap hari dengan para pemain muda ini, mereka memiliki keinginan untuk berkembang. Namun, pertandingan berbeda dengan latihan, di sanalah proses pertumbuhan terlihat," kata Kosta Runjaic, Pelatih Udinese.
Kondisi kesiapan para pemain jelang laga perdana juga menjadi perhatian tim pelatih Udinese.
"Okoye dan Unai Gomez sudah siap dimainkan. Goglichidze mengalami benturan saat latihan, tidak ada yang serius, tetapi kami sedang mengevaluasinya untuk besok. Pemain lainnya semua siap dimainkan kecuali Zanoli dan Chakvetadze," ujar Kosta Runjaic, Pelatih Udinese.
Ia menekankan pentingnya menjaga fokus dan tidak menganggap remeh lawan dalam pertandingan babak gugur ini.
"Dalam skenario terbaik besok kami akan meraih hasil dan performa. Kami adalah favorit, tetapi Coppa Italia selalu bisa menyajikan kejutan. Kami menganggap setiap lawan secara serius, kami telah bersiap seperti biasa.
Saya mengharapkan pertandingan yang bagus, meski tahu pertandingan pertama musim ini bisa menghadirkan kesulitan. Kami harus memulai kembali dari apa yang telah kami lakukan di Friuli Venezia Giulia Cup," kata Kosta Runjaic, Pelatih Udinese.
Pemenang dari laga antara Udinese dan Padova ini dijadwalkan akan berhadapan dengan pemenang pertandingan antara Venezia dan Modena pada babak berikutnya di bulan September.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow