Umat Islam Melaksanakan Puasa Tasua dan Asyura Juni 2026

Smallest Font
Largest Font

Umat Islam di Indonesia menjadwalkan pelaksanaan ibadah puasa sunnah Tasua dan Asyura pada Rabu, 24 Juni 2026, dan Kamis, 25 Juni 2026. Penentuan tanggal 9 dan 10 Muharram 1448 Hijriah ini mengacu pada kalender resmi Kementerian Agama Republik Indonesia. Ketetapan waktu tersebut berjalan selaras dengan ketetapan Kalender Hijriah Global Tunggal Muhammadiyah serta Almanak Nahdlatul Ulama.

Informasi yang dihimpun dari CNN Indonesia menyebutkan bahwa awal tahun baru Islam atau 1 Muharram jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Terdapat keutamaan besar di balik pelaksanaan ibadah di bulan yang dimuliakan ini. Keutamaan puasa pada hari kesepuluh bulan Muharram ditegaskan dalam sebuah hadis riwayat Muslim nomor 1977.

"Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ditanya tentang puasa hari Asyura, beliau menjawab: 'Puasa pada hari Asyura menghapuskan dosa setahun yang lalu'." ujar riwayat tersebut.

Bagi umat Muslim yang hendak menunaikan ibadah, niat dapat diucapkan pada malam hari menjelang fajar. Menurut tuntunan Majelis Ulama Indonesia, pelafalan niat puasa pada tanggal 9 Muharram disesuaikan dengan ketentuan syariat. "Aku berniat puasa sunnah Tasu'a esok hari karena Allah SWT." ucap lafal niat tersebut.

Langkah serupa juga berlaku untuk ibadah pada hari berikutnya. Masyarakat muslim dapat mengamalkan bacaan khusus untuk memantapkan ibadah mereka. "Aku berniat puasa sunnah Asyura esok hari karena Allah Swt." sebut bacaan niat itu.

Selain dibaca pada malam hari, umat Islam diperbolehkan melafalkan niat pada siang hari sebelum matahari tergelincir selama belum mengonsumsi apa pun. Pelafalan niat di siang hari menggunakan formula penggabungan waktu yang praktis. "Aku berniat puasa sunnah Tasua atau Asyura hari ini karena Allah SWT." bunyi teks niat tersebut.

Terkait hikmah pelaksanaan, para ulama menekankan pentingnya mendampingi puasa hari kesepuluh dengan hari kesembilan. Syekh Zakariya al-Anshari dalam kitab Asna al-Mathalib Syarh Raud at-Thalib menjabarkan tujuan dari kombinasi dua puasa sunnah ini.

“Hikmah berpuasa pada hari Tasu’a bersama Asyura’ adalah sebagai bentuk kehati-hatian agar tidak keliru dalam menentukan hari Asyura’, sebagai bentuk menyelisihi kebiasaan orang-orang Yahudi, dan untuk menghindari mengkhususkan puasa hanya pada hari Asyura’ saja, sebagaimana larangan mengkhususkan puasa pada hari Jumat semata.” kata Syekh Zakariya al-Anshari.

Penjelasan lebih rinci mengenai landasan ibadah ini diuraikan pula oleh ulama terkemuka lainnya dalam tradisi fikih. Imam an-Nawawi melalui kitab Al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab membagi tiga poin utama mengenai kesunnahan amalan ini. “Para ulama dari kalangan mazhab kami dan selainnya menyebutkan beberapa hikmah dianjurkannya puasa Tasu'a. Pertama, agar kaum muslimin berbeda dengan orang-orang Yahudi yang hanya berpuasa pada tanggal sepuluh.

Pendapat ini diriwayatkan dari Ibnu Abbas. Kedua, agar puasa Asyura disambung dengan puasa sehari sebelumnya, sebagaimana Rasulullah SAW melarang mengkhususkan puasa pada hari Jumat saja. Ketiga, sebagai bentuk kehati-hatian apabila terjadi kekeliruan dalam penentuan awal bulan akibat hilal yang tidak terlihat, sehingga bisa jadi tanggal sembilan menurut hitungan ternyata merupakan tanggal sepuluh yang sebenarnya.” terang Imam an-Nawawi.

Di sisi lain, muncul diskusi di kalangan masyarakat mengenai penggabungan puasa sunnah ini dengan qadha Ramadhan. Situs resmi Baznas Kota Semarang melansir adanya dua pandangan ulama madzhab Syafi'i mengenai hukum persoalan tersebut.

Pendapat pertama yang didukung Imam Ar-Ramli dan Sayyid Abdurrahman Ba’alawi membolehkan penggabungan niat dengan keyakinan pahala sunnah tetap didapatkan. Sementara itu, pandangan kedua yang dipegang Imam Abu Makhramah menyatakan penggabungan niat wajib dan sunnah membuat ibadah menjadi tidak sah.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    1
    Wow

Most viewed