Undip Raih Juara Umum Peksimida Jawa Tengah 2026 di Surakarta
Kontingen Universitas Diponegoro sukses menyabet predikat Juara Umum dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah Jawa Tengah 2026 yang resmi ditutup di Kampus Universitas Sebelas Maret Surakarta pada Jumat, 17 Juli 2026.
Perolehan total empat medali emas, satu medali perak, dan tiga medali perunggu dari berbagai tangkai lomba mengukuhkan posisi Universitas Diponegoro di peringkat teratas. Pemprov Jateng menyatakan kompetisi ini menjadi basis seleksi menuju Pekan Seni Mahasiswa Nasional 2026 di Universitas Jember.
Rektor Universitas Diponegoro Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mempersiapkan delegasi mahasiswa hingga mampu mendominasi kejuaraan daerah tersebut.
"Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa UNDIP tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kreativitas, kepekaan rasa, dan keckecintaan terhadap seni serta budaya. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada PEKSIMINAS 2026," ujarnya.
Pihak rektorat memastikan proses pembinaan akan terus ditingkatkan agar para pemenang dari berbagai tangkai lomba semakin siap membawa nama baik wilayah di tingkat nasional.
"Capaian ini merupakan buah dari kerja keras mahasiswa, pelatih, dosen pembimbing, fakultas, UKM, dan tim kemahasiswaan. Selanjutnya, pembinaan akan diperkuat agar para juara semakin siap mewakili Jawa Tengah pada PEKSIMINAS 2026," jelas Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNDIP Prof. Dr.rer.nat. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan perhatian khusus terhadap aspek pembentukan karakter mahasiswa lewat ekspresi seni yang diwadahi melalui pelaksanaan kompetisi rutin antarkampus ini.
"Melalui kegiatan ini, lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kepekaan artistik, karakter yang kuat, serta kecintaan terhadap seni dan budaya Indonesia," kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah Hanung Triyono.
Dinas Kebudayaan memandang tema bertajuk Merdeka Berkarya, Seni Berdampak Bagi Masyarakat merupakan pengingat kontribusi seni bagi kebudayaan dan pembangunan daerah.
"Saya juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menampilkan karya terbaiknya dengan menjunjung tinggi kejujuran, orisinalitas, kreativitas, dan sportivitas," katanya.
Apresiasi juga diarahkan bagi dedikasi para dosen pembimbing serta kedisiplinan latihan panjang dari seluruh peserta perguruan tinggi peserta kompetisi.
"Prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, latihan yang panjang, dukungan perguruan tinggi, serta bimbingan para dosen pembimbing. Bagi peserta yang belum memperoleh hasil sesuai harapan, saya berharap tetap semangat untuk terus berkarya," katanya.
Pemerintah daerah berharap seluruh delegasi terpilih nantinya mampu menjaga performa demi mempertahankan gelar prestisius di kancah nasional.
"Saya berharap seluruh kontingen dapat mempersiapkan diri yang terbaik sehingga mampu mempertahankan prestasi Jawa Tengah sebagai juara umum pada Peksiminas tahun 2026," katanya.
Pembinaan seni mahasiswa diharapkan terus melahirkan seniman muda yang berintegritas dan mampu bersaing secara sehat demi mengharumkan nama daerah.
"Ini juga menjadi semangat yang sejalan dengan tujuan penyelenggaraan Peksimida sebagai ajang seleksi untuk mempersiapkan kontingen terbaik Jawa Tengah menuju Peksiminas. Semoga Peksimida terus menjadi ruang lahirnya seniman-seniman muda yang kreatif, inovatif, berintegritas, serta mampu mengharumkan nama Jawa Tengah dan Indonesia melalui karya-karya seni yang berkualitas," katanya.
Rangkaian kompetisi seni daerah ini melibatkan kolaborasi erat antarkampus sejak pembukaan pada 26 Juni 2026 di Universitas Dian Nuswantoro Semarang.
"Peksimida bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi juara. Peksimida adalah proses pembinaan. Di dalamnya terdapat proses latihan, kerja keras, disiplin, keberanian untuk tampil, kemampuan menerima penilaian, serta kesediaan untuk belajar dari karya orang lain," kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS Prof.
Ir. Dody Ariawan, S.T., M.T., Ph.D.
Sinergi keberlanjutan dari seluruh elemen pembina seni mahasiswa dipandang krusial untuk memperluas ruang pertumbuhan talenta muda di masa mendatang.
"BPSMI, perguruan tinggi, para pembina, komunitas seni, dan mahasiswa harus terus bergerak bersama untuk memberikan ruang yang semakin luas bagi tumbuhnya kreativitas dan talenta mahasiswa," katanya.
Di lokasi perlombaan lain, Universitas Muhammadiyah Surakarta bertindak menjadi tuan rumah penyelenggaraan tangkai lomba penulisan lakon pada 13-14 Juli 2026.
"Tentu kita bersyukur, akhirnya selesai perjuangan Anda. Tapi ini bukan akhir dari perjuangan, karena merupakan baru awal dari pengembangan minat dan bakat anda di bidang seni, terutama di dalam penulisan lakon," ujar Perwakilan Badan Pembina Seni Mahasiswa sekaligus Wakil Rektor I UMS Prof. Ihwan Susila, Ph.D.
Pihak universitas berharap kompetisi penulisan naskah bertema lingkungan hidup tersebut memberikan dampak jangka panjang bagi masa depan para peserta.
"Mudah-mudahan tentu, tidak hanya dalam urusan lakon ini selesai di lomba, tapi ini menjadi salah satu dari embrio keberhasilan anda, momentum keberhasilan anda di masa yang akan datang," harapnya.
Dini Ulfiana dari Universitas Pekalongan selaku peraih Juara I tangkai lomba Penulisan Lakon menjelaskan fokus naskah berdurasi delapan jam garapannya.
"Kalau naskah ini tentang lingkungan hidup. Jadi kita berbicara tentang kehidupan manusia di zaman sekarang, antara yang tradisional sekarang, terus perbedaannya apa aja gitu, dari lingkup kemানুsiaannya juga," jelas Dini Ulfiana.
Mahasiswi Universitas Pekalongan tersebut menaruh harapan besar untuk bisa bersaing memperebutkan posisi podium tertinggi di kancah Peksiminas nanti.
Sementara itu, perwakilan Universitas Jenderal Soedirman, Ananda Luthfi Purnomo, meraih posisi Juara 3 dengan karya bertema eksploitasi kekayaan bumi di Papua.
"Kalau misal memang bisa diterbitkan dan nggak harus merogoh kocek sendiri, tentunya semangat," kata Ananda Luthfi Purnomo.
Prestasi panggung tarik suara juga diraih mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman, Mardika Nur Wahid, yang menjuarai cabang Vokal Keroncong Putra pada Rabu, 15 Juli 2026.
"Alhamdulillah saya sangat bersyukur telah diberikan amanah ini untuk bisa mewakili Jawa Tengah di tingkat nasional setelah sebelumnya belum berhasil melaju ke tingkat nasional pada tahun 2024," ungkap Mardika Nur Wahid.
Penyanyi keroncong muda ini menilai musik tradisional tersebut memiliki keunikan tersendiri yang fleksibel mengikuti perkembangan tren modern.
"Musik keroncong memiliki alunan yang unik dan mudah diterima kalangan muda. Selain itu, saat ini banyak musisi yang memadukan keroncong dengan lagu-lagu populer sehingga semakin menarik untuk dinikmati," jelasnya.
Fokus persiapan kontingen selanjutnya diarahkan untuk mematangkan materi vokal dan fisik demi memperebutkan posisi tiga besar tingkat nasional.
"Target saya bisa memberikan medali untuk Jawa Tengah dan semoga dapat masuk tiga besar di Peksiminas," katanya.
| No. | Nama Mahasiswa / Tim | Tangkai Lomba | Lokasi Pelaksanaan | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| 1. | UKM Kesenian Jawa | Tari Garapan | Teater Besar ISI-UNS | Juara 1 (Medali Emas) |
| 2. | Noel Arsenio Khen Sitorus | Menyanyi Pop Putra | Gedung Art Center, FIB UNDIP | Juara 1 (Medali Emas) |
| 3. | Grace Lofliananda | Menyanyi Pop Putri | Gedung Art Center, FIB UNDIP | Juara 1 (Medali Emas) |
| 4. | M. Irham Maolana | Penulisan Puisi | UNTIDAR, Magelang | Juara 1 (Medali Emas) |
| 5. | Fransisca Sherlyta Kusuma | Menyanyi Seriosa Putri | FEB – UNS | Juara 2 (Medali Perak) |
| 6. | Muhammad Tsaqif Althof | Fotografi Jurnalistik | UDINUS Semarang | Juara 3 (Medali Perunggu) |
| 7. | Nadia Islami Ikramullah | Baca Puisi Putri | Universitas Pancasakti, Tegal | Juara 3 (Medali Perunggu) |
| 8. | Fadilla Dwi Yanuarmi | Menyanyi Keroncong Putri | UNSOED, Purwokerto | Juara 3 (Medali Perunggu) |
| 9. | Valentino Escobar Simbolon | Menyanyi Seriosa Putra | FEB – UNS | Juara Harapan 1 |
| 10. | Mawar Ziaurahmah Kuntoro | Komik Strip | UPGRIS Semarang | Juara Harapan 2 |
| 11. | Rhesya Nabighannisa Haryanto | Penulisan Lakon | UMS Surakarta | Juara Harapan 2 |
| 12. | Thalitha Sani | Melukis | UNNES | Juara Harapan 2 |
| 13. | Irvan Maulana Ibrahim | Baca Puisi Putra | Universitas Pancasakti, Tegal | Juara Harapan 3 |
| 14. | Izzatul Hanifah | Monolog | UNSOED Purwokerto | Juara Harapan 3 |
| 15. | Kurniawan Dwi Novianto | Menyanyi Dangdut Putra | UMP, Purwokerto | – |
| 16. | Nabil Shohibah | Menyanyi Dangdut Putri | UMP. Purwokerto | – |
| 17. | Ervina Eka Safira | Penulisan Cerpen | Kampus 2 UNWAHAS | – |
| 18. | Nasywa Agma Putri | Desain Poster | UNIMUS, Semarang | – |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow