Vietnam Tekuk Campuchia 1-0 dan Lolos ke Semifinal ASEAN Cup 2026

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional Vietnam mengamankan tiket ke babak semifinal ASEAN Cup 2026 usai menaklukkan Campuchia dengan skor 1-0 pada pertandingan terakhir Grup A di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Jumat (7/8/2026) malam.

Gol tunggal kemenangan skuad berjuluk The Golden Stars tersebut dicetak oleh penyerang muda Nguyen Dinh Bắc pada menit ke-18. Hasil ini memperkokoh posisi Vietnam di puncak klasemen akhir BPS Grup A sekaligus mengakhiri langkah Campuchia di turnamen ini.

Sejak peluit awal dibunyikan, tim asuhan pelatih Kim Sang-sik langsung mengambil alih dominasi permainan. Vietnam mencatatkan penguasaan bola hingga 84 persen dalam lima menit pertama untuk menekan lini pertahanan Campuchia.

Campuchia sempat mengancam lewat peluang emas penyerang mereka, Samuel, pada 10 menit pertama. Namun, tembakannya masih melambung di atas mistar gawang penjaga gawang Vietnam, Patrik Le Giang.

Kebuntuan pecah pada menit ke-18 ketika Dinh Bắc menerima umpan, menerobos kawalan barisan belakang lawan, lalu melepaskan tembakan silang terukur yang gagal dijangkau kiper Campuchia. Tambahan satu gol ini membuat Dinh Bắc mengoleksi total 4 gol sepanjang fase grup.

Koleksi empat gol tersebut menempatkan penyerang berusia 22 tahun itu di puncak daftar pencetak gol terbanyak sementara ASEAN Cup 2026, sejajar dengan striker Indonesia Mitchell Baker dan pemain Myanmar Win Naing Tun.

Usai kekalahan Indonesia dari Vietnam pada laga sebelumnya, pelatih Vietnam Kim Sang-sik menanggapi pernyataan pemain Indonesia Justin Hubner yang menyebut ASEAN Cup sebagai turnamen di luar kalender resmi FIFA.

"Publik mungkin memiliki penilaian seperti itu, namun bagi kami, setiap turnamen dan setiap pertandingan adalah hal yang penting. Di turnamen ini kami akan melakukan yang terbaik untuk mencapai hasil terbaik yang bisa kami dapatkan," kata Kim Sang-sik, dilansir dari Soha.

Pelatih asal Korea Selatan tersebut menambahkan bahwa partisipasi di ajang regional ini menjadi wadah pembinaan bagi para pemainnya.

"Secara khusus, timnas Vietnam selalu mempersiapkan diri menghadapi tiap pertandingan sehingga para pemain bisa terus berkembang dan bisa menyambut masa depan [dengan baik]," kata Kim Sang-sik.

Mantan pengamat sepak bola nasional Alief Syachviar memberikan pandangannya terkait kekalahan 0-3 Indonesia dari Vietnam pada awal pekan lalu dalam sebuah diskusi radio.

"Kekalahan 0-3 dari Vietnam tentu mengecewakan semua pihak. Ini bukan hanya soal skor, tetapi menunjukkan ada persoalan serius dalam organisasi permainan dan arah tim yang harus segera dibenahi. Sebab sepak bola bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga marwah bangsa Indonesia," kata Alief Syachviar, dilansir dari RRI.

Alief menilai bahwa komposisi dan kualitas individu pemain Indonesia sebenarnya sudah mampu bersaing di tingkat Asia Tenggara.

"Saya melihat materi pemain Indonesia sebenarnya bagus. Banyak pemain punya skill individu yang baik, kecepatan, dan kemampuan teknik yang memadai. Karena itu, persoalan utama bukan semata kualitas pemain, tetapi ada di pelatih," kata Alief Syachviar.

Kekalahan dari Vietnam membuat posisi Indonesia terdesak sebelum menjalani laga penentuan melawan Singapura.

"Kalau melihat hasil dan perkembangan permainan, menurut saya John Herdman harus mundur. Materi pemain sudah baik, tetapi tim tidak menunjukkan perkembangan yang sepadan. Evaluasi menyeluruh harus dimulai dari pelatih kepala," kata Alief Syachviar.

Ia menekankan pentingnya laga terakhir bagi langkah Indonesia selanjutnya di turnamen ini.

"Pilihan Indonesia sekarang hanya dua: menang atau pulang. Tidak ada ruang untuk hasil imbang. Tekanan ini muncul akibat kekalahan telak dari Vietnam, sehingga laga melawan Singapura menjadi pertaruhan seluruh musim Timnas di Piala AFF," kata Alief Syachviar.

Di akhir keterangannya, Alief menyatakan keputusannya kini ada pada kesiapan mental pemain dan langkah federasi.

"Pemain kita punya kualitas untuk menang dari Singapura. Tinggal apakah tim mampu bangkit secara mental dan apakah federasi berani mengambil keputusan yang terbaik untuk masa depan Timnas," kata Alief Syachviar.

Dengan kemenangan atas Campuchia, Vietnam berhak melaju ke babak semifinal ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Agustus 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed