Wapres Gibran Mulai Berkantor di Istana IKN Tahun Ini
Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, diperkirakan akan mulai berkantor di Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada tahun 2026 ini, menurut Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono.
Basuki menyatakan bahwa pembangunan Istana Wakil Presiden sudah hampir selesai dan saat ini tinggal mengisi perabotan yang sedang dalam proses tender. Beberapa staf dari Sekretariat Wakil Presiden telah mulai berkantor di IKN sebagai persiapan awal.
"InsyaAllah tahun ini, insyaAllah tahun ini karena sudah beberapa stafnya di sini," ujar Basuki saat ditemui di IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (15/8/2026).
Selain itu, kawasan Istana Wakil Presiden di IKN dibuka untuk umum selama tiga hari, 15-17 Agustus 2026, mulai pukul 10.00-17.00 WITA melalui Gerbang Plaza Demokrasi. Pembukaan ini merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-81.
Thomas, petugas di lokasi, menjelaskan bahwa kesempatan ini memungkinkan masyarakat melihat langsung desain dan konsep bangunan Istana Wakil Presiden yang mengusung prinsip bangunan hijau. Konsep ini memadukan desain modern dengan lingkungan alam sekitar melalui bukaan lebar yang memaksimalkan cahaya alami.
Plaza Demokrasi menjadi salah satu area penting di kompleks istana, dilengkapi Welcoming Forest yang berupa hamparan pepohonan dan Cascading Water Stairs yang memberikan suasana sejuk. Tangga Demokrasi yang ikonik memiliki 271 anak tangga dengan elevasi sekitar 35 meter dari plaza ke lantai dasar istana.
Basuki menambahkan, Istana Wakil Presiden di IKN menggunakan sistem energi terbarukan, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) on-grid yang menyuplai 6,6 persen kebutuhan listrik. Sistem hybrid cooling juga diterapkan untuk efisiensi energi dan kenyamanan termal.
Selain itu, pengelolaan air hujan, limbah, dan sampah dilakukan secara terpadu. Berbagai sistem smart building diterapkan, termasuk sensor pencahayaan dan Building Management System (BMS) untuk pengaturan listrik dan fasilitas lainnya.
Proyek pembangunan Istana Wakil Presiden yang dimulai sejak 2024 ini dikerjakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk. dengan dana sebesar Rp 1,457 triliun. Istana ini mengusung konsep "Huma Betang Umai" atau "Rumah Panjang Ibu" yang memiliki makna filosofis sebagai pengayom dan pelindung.
Basuki juga menyatakan bahwa meskipun pembangunan fisik Istana Wakil Presiden hampir selesai, pemerintah tetap berkomitmen melanjutkan pengembangan IKN dengan alokasi dana yang sudah dan akan terus disalurkan hingga 2027.
"Kami sudah mengalokasikan sekitar Rp48 triliun untuk pengembangan Nusantara, dengan pencairan dana yang sudah dilakukan bertahap," kata Basuki.
Gibran sendiri tidak akan hadir pada upacara peringatan HUT RI ke-81 di IKN karena akan mendampingi Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, menurut Basuki.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow