Waskita Karya Rombak Pengurus untuk Perkuat Tata Kelola

Smallest Font
Largest Font

PT Waskita Karya (Persero) Tbk merombak susunan pengurus melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk memperkuat tata kelola korporasi serta mengoptimalkan kinerja operasional. Perubahan kepemimpinan ini menetapkan Gatot Trihargo sebagai Komisaris Utama dan M. Ikhsan Tatang sebagai Komisaris.

Posisi Direktur Utama emiten berkode WSKT tersebut kini diamanatkan kepada Muhammad Hanif Syafrin. Langkah penyegaran organisasi secara berkala ini diharapkan dapat memacu akuntabilitas serta efisiensi di tengah pengerjaan berbagai proyek infrastruktur nasional.

VP Corporate Secretary Waskita Karya, Rizki Asri menjelaskan bahwa perombakan struktur dewan komisaris maupun direksi ini merupakan agenda krusial perusahaan.

"Perubahan susunan dewan komisaris dan direksi ini merupakan langkah strategis untuk penguatan tata kelola perusahaan," ujar Rizki Asri, VP Corporate Secretary Waskita Karya.

Pihak manajemen mengharapkan jajaran kepemimpinan yang baru dapat memberikan dampak positif bagi target perseroan.

"Kami berharap jajaran yang baru ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan pencapaian target perusahaan," kata Rizki Asri, VP Corporate Secretary Waskita Karya.

Bersamaan dengan pergantian manajemen, perseroan mengantongi Nilai Kontrak Baru sebesar Rp3,1 triliun hingga Maret 2026. Sektor pemerintah pusat mendominasi kontribusi sebesar 60,2 persen, disusul swasta 17,1 persen, anak usaha 13,7 persen, dan pemerintah daerah 8,9 persen.

Berdasarkan jenis pekerjaan, proyek infrastruktur konektivitas memegang porsi terbesar sebesar 46 persen. Infrastruktur air mencakup sebanyak 33,9 persen, sedangkan proyek gedung menyumbang 6,3 persen dari total kontrak korporasi.

Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita mengungkapkan dalam keterangan resmi pada Kamis (7/5/2026) bahwa pencapaian ini menjadi fondasi penting untuk mengamankan performa finansial perseroan sepanjang tahun.

"Kami tetap selektif dalam memilih proyek yang akan dikerjakan. Waskita Karya fokus pada proyek dengan skema pembayaran bulanan dan memiliki uang muka," ujar Ermy Puspa Yunita, Corporate Secretary Waskita Karya.

Saat ini perseroan sedang merampungkan sejumlah pengerjaan domestik dan internasional. Proyek tersebut meliputi penataan kawasan pascabencana di Aceh, pembangunan jalan jembatan, hingga Terminal Bandara Internasional Presidente Nicolau Lobato di Timor Leste.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed