West Ham Hadapi Pergolakan Kepemilikan Saat Mulai Musim Championship

Smallest Font
Largest Font

West Ham United memulai musim kompetisi Championship 2026/2027 di tengah ketidakpastian kepemilikan klub yang semakin memanas, menjelang pertandingan putaran pertama Piala Liga melawan Portsmouth pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Konflik kepemilikan utama melibatkan upaya Amanda Staveley untuk membeli saham 25,1% milik keluarga Gold, yang jika berhasil akan memberikan kendali mayoritas atas klub, sementara Daniel Kretinsky, pemegang saham minoritas 27%, berupaya menghalangi langkah tersebut dengan menjual sebagian sahamnya ke Jakub Havrlant.

David Sullivan yang memegang 38,8% saham juga menolak tawaran penjualan sahamnya, meskipun ia telah mengundurkan diri dari jabatan ketua menyusul tuduhan pelecehan seksual yang dilaporkan BBC Panorama dan The Times.

"West Ham telah diberitahu mengenai akan diterbitkannya tuduhan serius bersejarah," ujar David Sullivan saat mengundurkan diri dari posisi ketua, namun ia membantah semua tuduhan tersebut.

Pertarungan kepemilikan ini terjadi di saat klub berusaha fokus kembali ke performa di lapangan dengan target promosi cepat ke Liga Premier. Manajer Nuno Espírito Santo tetap bertahan dan diperkirakan menjadi kunci dalam membawa tim kembali ke kasta tertinggi.

"Situasi kepemilikan tetap belum jelas, tetapi kami berusaha menjaga operasi sepak bola sebagai prioritas utama," ujar sumber klub yang dikutip dari Read West Ham.

Musim ini West Ham telah menjual beberapa pemain utama seperti Mateus Fernandes dan Crysencio Summerville dengan pendapatan gabungan sekitar £140 juta, dan merekrut bek Joël Veltman sebagai tambahan skuad.

Meski demikian, masih ada kebutuhan mendesak untuk mendatangkan striker dan gelandang tengah guna memperkuat tim menghadapi persaingan sengit di Championship.

Ketegangan di jajaran pemilik klub juga berdampak pada para pemain dan suporter. David Sullivan bahkan disarankan oleh pengelola London Stadium untuk tidak hadir di pertandingan pertama karena potensi aksi protes pendukung.

Namun, Sullivan diperkirakan tetap akan hadir meski ada kecaman dari dewan penasihat suporter yang menganggap kehadirannya menimbulkan "penghinaan dan gangguan".

Sejumlah pengamat menilai bahwa pergolakan ini bisa menghambat stabilitas klub dan membahayakan upaya cepat West Ham kembali ke Liga Premier, meski para penggemar tetap antusias dengan sekitar 50.000 tiket musiman telah terjual.

West Ham menghadapi tantangan besar di luar lapangan dengan pertarungan kepemilikan yang kompleks, sementara Nuno Espírito Santo dan para pemain harus menjaga fokus demi hasil di atas lapangan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed