Wings Air Hentikan Penerbangan ke Ende Pasca Gempa M77 NTT
Operasional penerbangan Wings Air dari dan menuju Bandara H. Aroeboesman di Ende, Nusa Tenggara Timur, dihentikan sementara mulai Sabtu, 15 Agustus 2026. Langkah ini diambil menyusul bencana gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang berpusat di Mbay, Nagekeo.
Penghentian penerbangan komersial berjadwal tersebut dilakukan sampai ada pemberitahuan resmi berikutnya. Manajemen maskapai menyebutkan bahwa situasi ini merupakan kondisi diluar kendali atau force majeure.
Maskapai menegaskan bahwa aspek keselamatan penerbangan menjadi alasan utama di balik penghentian rute tersebut.
"Keputusan ini merupakan langkah kehati-hatian dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan pelanggan, awak pesawat, serta seluruh pihak yang terlibat dalam operasional penerbangan," kata Corporate Communications Strategic of Wings Air Danang Mandala Prihantoro dalam keterangannya di Kupang, NTT, Sabtu.
Sejumlah rute penerbangan yang mengalami pembatalan mencakup layanan yang menghubungkan Ende dengan Kupang dan Labuan Bajo. Penerbangan tersebut meliputi nomor IW1831, IW1952, IW1953, IW1830, IW1957, dan IW1956.
Para penumpang yang penerbangannya terdampak kebijakan ini diberikan opsi penanganan tiket oleh pihak maskapai.
"Dia mengatakan pelanggan yang terdampak dapat melakukan penyesuaian perjalanan, termasuk reschedule (perubahan jadwal penerbangan) atau refund (pengembalian biaya tiket), sesuai dengan ketentuan yang berlaku."
Selain menutup penerbangan ke Ende, maskapai tengah melakukan kajian dan pengecekan operasional di Bandara Frans Sales Lega Ruteng serta Bandara Soa Bajawa. Langkah evaluasi dan koordinasi intensif bersama otoritas terkait terus berjalan untuk memastikan kelayakan penerbangan di kedua bandara tersebut.
"Wings Air terus berkoordinasi dengan instansi dan pihak terkait serta memantau perkembangan kondisi di lapangan," kata Danang.
Layanan penerbangan akan dibuka kembali setelah hasil evaluasi lapangan mengindikasikan kondisi bandara sudah memenuhi standar keamanan. Informasi perkembangan operasional akan dibagikan secara berkala kepada masyarakat.
Sementara itu, belasan bandara lain dalam jaringan operasional maskapai di wilayah Nusa Tenggara dipastikan tetap beroperasi normal. Bandara yang masih melayani penerbangan antara lain Lombok, Sumbawa, Bima, Labuan Bajo, Tambolaka, Waingapu, Larantuka, Rote, Lewoleba, Atambua, Alor, Maumere, dan Kupang.
Pihak maskapai kembali menyampaikan komitmennya untuk memprioritaskan keamanan seluruh penumpang dan krunya dalam situasi darurat bencana ini.
"Wings Air terus memantau perkembangan situasi dan akan menyampaikan informasi terbaru apabila terdapat perubahan operasional," katanya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow