Wisatawan Manca Negara Tetap Berlibur di Labuan Bajo Pascagempa NTT
Aktivitas liburan wisatawan mancanegara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, terpantau tetap aman dan berjalan normal setelah gempa bumi menghantam wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (16/8/2026), dilansir dari Detik Travel.
Sejumlah turis asing terlihat masih terus berdatangan ke destinasi wisata tersebut pada Senin (17/8). Kendati sempat memunculkan kekhawatiran, para wisatawan meyakini kondisi keamanan di lokasi liburan mereka tetap terkendali.
"Ini pengalaman yang aneh juga menakutkan. Tapi, kami merasa aman karena semua orang di sini terlihat sangat tenang dan santai," kata salah satu wisatawan.
Para turis asing juga aktif mencari informasi terkini dari otoritas resmi guna memastikan keselamatan diri selama berada di kawasan pesisir tersebut.
"Kami juga sempat memeriksa sistem peringatan gempa, kemudian melihat informasi terkait tsunami. Dan semuanya relatif baik-baik saja, jadi kami kembali naik perahu dan semuanya berjalan dengan baik," dia menambahkan.
Selain memantau sistem peringatan dini, para pelancong asing sangat mengandalkan arahan dan pandangan dari warga lokal setempat mengenai perkembangan situasi.
"Sejujurnya, saya memang sedikit khawatir. Tapi saya percaya kepada masyarakat Indonesia, kalau mereka mengatakan situasi aman, saya percaya," ujar wisman itu.
Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat sebelumnya mengonfirmasi bahwa seluruh infrastruktur pendukung pariwisata di wilayahnya tidak mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.
"Kami sudah cek di pelabuhan, di bandara semuanya aman, tidak ada kerusakan, termasuk fasilitas umum lainnya," kata Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi pada Sabtu.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kenaikan air laut pascagempa tercatat hanya setinggi 0,3 meter dan masih dalam kategori aman. Pemerintah memastikan tidak ada turis yang menjadi korban jiwa.
"Pascagempa KSOP juga pada pukul 10.00 WITA sudah mengizinkan kembali kapal-kapal wisata untuk berlayar," ujar Edistasius.
Otoritas pelabuhan setempat mengizinkan aktivitas pelayaran wisata kembali beroperasi secara normal beberapa jam setelah pemantauan dilakukan.
"Tak ada wisatawan yang menjadi korban jiwa," dia menambahkan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow