Xavi Hernández Analisis Peran Messi dan Yamal Jelang Final Piala Dunia
Mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernández, memberikan analisis mendalam mengenai persaingan Lionel Messi dan Lamine Yamal menjelang pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina pada Minggu waktu setempat.
Dilansir dari laporan The New York Times dan beIN SPORTS, Xavi menilai pertandingan puncak tersebut menjadi momen regenerasi sepak bola saat generasi masa lalu dan masa kini saling berhadapan langsung di lapangan.
Xavi mengamati pergerakan efisien Messi di lapangan yang selalu mencari ruang kosong serta memuji bagaimana rekan-rekan setimnya di Argentina rela bekerja keras demi mendukung sang kapten.
"Am I marked? Can I get free? Where is Julian Alvarez?
Where is Giuliano Simeone? Where is Leandro Paredes? If the ball drops here, what can I do to be one step ahead?" kata Xavi menirukan isi pikiran Messi yang selalu mengalkulasi situasi sebelum menerima bola.
Menurut Xavi, kapten Argentina tersebut kini lebih efisien secara fisik pada usia 39 tahun, namun kecepatan berpikirnya tetap tidak tertandingi oleh pesepak bola lain di dunia.
Di sisi lain, Xavi juga menyoroti posisi strategis Lamine Yamal di lini sayap Spanyol yang dianggapnya sangat mematikan dalam situasi satu lawan satu dan mampu membuka ruang bagi pemain lain seperti Rodri, Fabian Ruiz, serta Dani Olmo.
"He understands everything and always makes the right decision. He is Spain’s difference-maker. He is a blessing. He has everything it takes to become the best player in world soccer," ujar Xavi saat diwawancarai Radio Nacional de España terkait talenta Yamal yang sudah terlihat sejak usia 15 tahun.
Selain membahas Yamal, Xavi mengapresiasi keharmonisan skuad Spanyol saat ini yang minim ego besar dan memiliki kemiripan dengan generasi juara Piala Dunia 2010.
"It’s the moment. It’s the coach. It’s the players. It’s the generation," ucap Xavi yang menyebut tim Spanyol saat ini sebagai tim dengan huruf kapital.
Xavi menambahkan bahwa dirinya tetap menjaga hubungan baik dengan Messi yang disebutnya sebagai sosok pemimpin spiritual bagi skuad Argentina.
"He is a competitive beast," tutur Xavi memuji kerendahan hati dan determinasi kompetitif yang terus ditunjukkan oleh mantan rekan setimnya tersebut.
Setelah melihat para mantan anak asuhnya berlaga di level internasional, Xavi mengungkapkan ketertarikannya untuk melatih sebuah tim nasional di masa depan agar lebih sesuai dengan situasi keluarganya saat ini.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow