XPeng GX Catat Penjualan 24 Ribu Unit Sehari di China Saat Pasar Indonesia Menanti Kepastian
Produsen otomotif asal China berhasil mencatatkan angka pemesanan fantastis sebanyak 24.863 unit untuk SUV mewah XPeng GX dalam waktu 24 jam setelah resmi diluncurkan pada Selasa (26/5/2026). Lonjakan permintaan yang masif di pasar domestik Tiongkok ini memicu pertanyaan besar di kalangan pencinta otomotif tanah air mengenai kapan kendaraan premium tersebut akan mendarat di pasar Indonesia.
Antusiasme konsumen terhadap produk flagship ini tergolong luar biasa karena varian tertinggi terpantau mendominasi pemesanan. Berdasarkan laporan data penjualan yang dilansir dari oto.detik.com, varian Ultra menyumbang lebih dari 80 persen dari total keseluruhan pemesanan kendaraan yang masuk dalam sehari.
Hingga saat ini, pihak pabrikan belum memberikan tanggal rilis resmi terkait kehadiran lini produk ini untuk pasar domestik. Kendati demikian, tren kehadiran mobil listrik baru masuk indonesia sepanjang tahun 2026 membuat spekulasi kedatangan SUV bongsor ini semakin menguat di kalangan pengamat industri.
Spesifikasi Teknis dan Dimensi XPeng GX
Secara jeroan dan dimensi, kendaraan ini dirancang untuk menyasar segmen kelas atas dengan ukuran kabin yang sangat lapang. Kendaraan SUV komersial ini memiliki panjang mencapai 5.265 mm, lebar 1.999 mm, serta tinggi 1.800 mm dengan jarak sumbu roda (wheelbase) yang menyentuh angka 3.115 mm.
Pabrikan menyediakan tiga opsi performa yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen, mulai dari teknologi Extended Range Electric Vehicle (EREV) hingga Battery Electric Vehicle (BEV) murni. Opsi tersebut terbagi ke dalam varian penggerak roda belakang (RWD) hingga penggerak semua roda (AWD).
Detail mengenai varian mesin, besaran kapasitas baterai, serta jarak tempuh maksimal dari masing-masing tipe SUV mewah ini dapat dicermati pada tabel di bawah ini.
| Tipe Varian | Spesifikasi Mesin / Motor | Kapasitas Baterai | Jarak Tempuh Maksimal (CLTC) |
|---|---|---|---|
| EREV (Extended Range) | Mesin 1.5T + Motor Ganda (497 dk) | 63,3 kWh | 430 km murni / 1.585 km gabungan |
| BEV AWD (All-Wheel Drive) | Dual Motor (577 dk) | 110 kWh | 750 km |
| BEV RWD (Rear-Wheel Drive) | Motor Tunggal (362 dk) | 91,9 kWh | 665 km |
Fitur Unggulan dan Prospek di Pasar Kembar
Selain keunggulan pada sektor performa baterai, model ini juga dibekali dengan berbagai pembaruan teknologi keselamatan mutakhir. Berdasarkan laporan dari Gasgoo Auto News, model global ini sudah mengintegrasikan chip keselamatan baterai EIS untuk mencegah risiko fatal pada daya pacu elektriknya.
Jika nantinya resmi mengaspal di tanah air, SUV mewah ini diprediksi akan menjadi penantang berat bagi jajaran mobil listrik premium yang sudah lebih dulu hadir. Kehadiran kendaraan dengan jarak tempuh gabungan melampaui 1.500 kilometer seperti pada varian EREV dinilai sangat cocok dengan karakteristik infrastruktur pengisian daya di Indonesia yang masih terus berkembang.
Konsumen di Indonesia saat ini masih harus menunggu pengumuman strategi ekspansi global lanjutan dari manajemen pusat di Guangzhou untuk memastikan jadwal distribusi unit setir kanan.
What's Your Reaction?
-
1
Like -
1
Dislike -
1
Funny -
1
Angry -
1
Sad -
1
Wow