PT XTB Indonesia Berjangka Meluncurkan Perdagangan CFD Komoditas
PT XTB Indonesia Berjangka merambah instrumen baru dengan meluncurkan perdagangan Contracts for Difference (CFD) untuk komoditas emas, perak, minyak, palladium, hingga gas alam pada Kamis (20/8/2026). Dilansir dari Detik Finance, ekspansi ini terlaksana usai perusahaan mengantongi izin regulasi resmi dari BappeBTI.
Kehadiran fitur anyar ini memperluas portofolio instrumen yang sudah ada sebelumnya di aplikasi XTB, yakni akses ke lebih dari 650 saham Amerika Serikat, ETF global, serta fitur Investment Plan. Lewat integrasi tersebut, para investor domestik dapat menjalankan strategi perdagangan jangka pendek sekaligus investasi jangka panjang dalam satu platform terpadu.
Langkah ekspansi produk ini terdorong oleh kinerja operasional perusahaan yang mencatatkan lonjakan signifikan di pasar domestik. Data internal mencatat pertumbuhan akun terdanai mencapai 741,51 persen pada semester pertama 2026 dibanding semester kedua 2025, disertai kenaikan posisi net deposit kumulatif sebesar 600 persen per Juni 2026 dibanding Desember 2025.
Pihak manajemen menilai bahwa peningkatan transaksi ini menandai perubahan pola pikir masyarakat dalam mengelola portofolio keuangan mereka.
"Pertumbuhan pesat yang kami lihat mencerminkan pergeseran yang lebih luas dalam cara masyarakat Indonesia memandang investasi. Seiring investor mencari diversifikasi yang lebih besar dan akses ke pasar global, kami terus memperluas penawaran kami untuk memenuhi kebutuhan mereka yang terus berkembang. Kehadiran CFD memberikan klien kami fleksibilitas yang lebih besar dan lebih banyak cara untuk mengelola strategi investasi tingkat lanjut," kata Direktur Utama PT XTB Indonesia Berjangka, Jodhi Gahara Aji.
Mengingat CFD merupakan produk derivatif yang memanfaatkan skema leverage dan memiliki profil risiko tinggi, penyedia layanan turut membekali aplikasinya dengan modul edukasi serta kursus interaktif agar pengguna dapat memahami mekanisme transaksi secara matang.
Di tingkat regional, pimpinan pasar global perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus menggarap pangsa pasar Indonesia sebagai fokus utama bisnis mereka.
"Indonesia telah menjadi salah satu pasar pertumbuhan paling menjanjikan bagi XTB. Kemajuan yang kami capai dalam beberapa bulan terakhir mengkonfirmasi besarnya potensi negara ini dan komitmen jangka panjang kami untuk mengembangkan bisnis di sini. Mendapatkan lisensi CFD dan meluncurkan produk baru ini merupakan langkah penting dalam memperkuat posisi kami di Asia Tenggara," kata CEO XTB, Omar Arnaout.
Secara global, layanan platform XTB telah digunakan oleh hampir 3 juta nasabah di berbagai negara. Untuk operasional di Indonesia, PT XTB Indonesia Berjangka menjalankan aktivitas bisnisnya di bawah regulasi dan pengawasan BappeBTI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Bank Indonesia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow