14.100 Pelari Ikuti Maybank Marathon 2026 di Gianyar Bali

Smallest Font
Largest Font

Sebanyak 14.100 pelari dari 46 negara dijadwalkan mengikuti ajang lari internasional Maybank Marathon 2026 di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, pada Minggu, 23 Agustus 2026. Ajang ke-15 berpredikat Elite Label Road Race dari World Athletics ini mengusung tema Pace You Forward dan mengintegrasikan agenda keberlanjutan menuju netralitas karbon 2030.

Ajang berskala global ini memperlombakan tiga kategori utama, yaitu Marathon sepanjang 42,195 kilometer, Half Marathon 21,0975 kilometer, serta kategori 10K, yang disusul oleh pelepasan kategori wheelchair. Panitia penyelenggara menyiapkan total hadiah melebihi Rp3 miliar, termasuk bonus bagi peserta yang berhasil memecahkan rekor lomba.

President Director Maybank Indonesia, Steffano Ridwan menegaskan komitmen penyelenggaraan ajang olahraga ini bagi masyarakat luas.

"Maybank Marathon bukan sekadar perlombaan lari. Selama 14 tahun, ajang ini telah menjadi wadah yang mempertemukan komunitas lari, mitra, pemerintah, dan masyarakat dalam semangat yang sama untuk terus bergerak maju," ujar Steffano Ridwan, President Director Maybank Indonesia.

Persaingan di kategori utama dipastikan berlangsung ketat dengan kehadiran 12 pelari elite internasional dari Kenya dan Ethiopia. Sektor putra diperkuat oleh Albert Kipkosgei Kangogo yang memiliki rekor waktu 2:07:26, Michael Kimani Kamau, Mogos Tuemay Abrha, Dickson Simba Nyakundi, Zacharia Krop, serta Evans Nyakamba Mayaka. Sementara sektor putri menghadirkan Veronicah Njeri Maina dengan catatan waktu 2:24:14, Rebecah Jeruto Cherop, Lydia Cheruto, Seada Kedir Adilo, Rael Cherop Boiyo, dan Meseret Hira Guta.

Untuk menjaga keselamatan dan keamanan belasan ribu peserta, panitia menempatkan 900 marshal, 850 personel kepolisian, 50 personel TNI, 40 petugas Dinas Perhubungan, dan 500 Pecalang. Penanganan medis didukung oleh 455 tenaga medis serta 68 unit ambulans yang terdiri dari 22 mobil ambulans, 42 sepeda motor ambulans, dan empat unit ambulans berstandar IGD.

Project Director Maybank Marathon, Bambang Irawan memastikan seluruh aspek operasional telah disiapkan secara mendalam.

"Keselamatan dan kenyamanan peserta selalu menjadi prioritas utama kami," kata Bambang Irawan, Project Director Maybank Marathon.

Verifikasi peserta dilakukan menggunakan teknologi pemindaian wajah saat pengambilan perlengkapan lari dengan menerapkan prinsip ketat registrasi. Country Manager Visa Indonesia, Vira Widiyasari menyampaikan dukungannya terhadap transaksi digital di sepanjang agenda ini.

"Ajang ini menunjukkan bagaimana sebuah event olahraga berstandar internasional dapat menyatukan komunitas, wisatawan, dan pelaku usaha sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal," tutur Vira Widiyasari, Country Manager Visa Indonesia.

Menjelang puncak acara pada Jumat, 21 Agustus 2026, Maybank Indonesia menggelar Maybank Marathon Sustainability Day 2026 di Piduh Charity Café, Gianyar. Tempat ini merupakan ruang pelatihan keterampilan bagi anak-anak dan pemuda berkebutuhan khusus binaan Yayasan Widya Guna.

Ketua Pembina Yayasan Maybank Indonesia, Budhi Dyah Sitawati menjelaskan bahwa fokus kegiatan tidak terbatas pada hasil perlombaan semata.

"Maybank Marathon bukan sekadar mengejar catatan waktu di garis finish, tetapi menghadirkan perjalanan yang nyaman, inspiratif, dan penuh makna," kata Budhi Dyah Sitawati, Ketua Pembina Yayasan Maybank Indonesia.

Dampak positif dari integrasi ajang olahraga ini turut diapresiasi oleh pihak pemerintah daerah setempat.

"Maybank Marathon tidak hanya mendorong perputaran ekonomi dan pariwisata Gianyar, tetapi juga menghadirkan dampak sosial dan lingkungan," ujar I Made Agus Mahayastra, Bupati Kabupaten Gianyar.

Program keberlanjutan yang dijalankan bertumpu pada tiga pilar utama, yakni pilar pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta lingkungan dan dekarbonisasi.

Head of Sustainability Maybank Indonesia, Maria Trifanny Fransiska memaparkan arah dari pilar-pilar strategis tersebut.

"Ketiga pilar ini kami arahkan untuk saling memperkuat dan membawa Maybank Marathon menuju target netralitas karbon 2030," kata Maria Trifanny Fransiska, Head of Sustainability Maybank Indonesia.

Melalui pilar pendidikan, edukasi literasi keuangan diberikan kepada guru dan siswa dari 35 SD, 3 SMP, dan 2 SMA di sepanjang rute maraton sejak akhir Juli 2026 guna mencegah bahaya pinjaman dan taruhan daring.

"Program literasi ini ditujukan bukan hanya untuk siswanya, tapi juga gurunya. Programnya bernama aksi melek literasi finansial bersama," ujar Maria Trifanny Fransiska, Head of Sustainability Maybank Indonesia.

Edukasi finansial ini diselenggarakan secara intensif agar mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi para peserta didik dan pengajar.

"Literasi yang kami berikan sejak akhir Juli 2026 hingga besok hari Minggu. Fokusnya ke siswa SD. Siswa kelas 3 hingga kelas 6, di sekolah di Gianyar dan di sepanjang rute Maybank Marathon," ucap Maria Trifanny Fransiska, Head of Sustainability Maybank Indonesia.

Langkah pencegahan ini dinilai krusial di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital saat ini.

"Financial literacy itu bentuk dukungan penting bukan hanya satu kali. Kami ingin ini menjadi sesuatu yang berkelanjutan. Karena isu saat ini adalah bahaya pinjol dan arus digitalisasi yang tidak dibarengi pengetahuan mengelola keuangan," tutur Maria Trifanny Fransiska, Head of Sustainability Maybank Indonesia.

Di samping itu, gerakan sosial Run for Charity berhasil menggalang bantuan dari 36 pelari sukarela untuk disalurkan ke enam organisasi non-pemerintah.

"Maybank marathon punya gerakan run for charity. Bukan kami yang memilih, tapi sudah ada 36 runner yang mendaftarkan diri untuk ikut dalam kegiatan ini," kata Maria Trifanny Fransiska, Head of Sustainability Maybank Indonesia.

Seluruh dana yang terhimpun dialokasikan langsung guna mendukung berbagai program pemberdayaan sosial serta lingkungan.

"Konservasi alam di Nusa Tenggara Timur, untuk anak-anak juga ada. Ada rekan dari enam non-government organization (NGO) yang kami libatkan, melalui program mereka masing-masing," jelas Maria Trifanny Fransiska, Head of Sustainability Maybank Indonesia.

Kerja sama inklusif di Piduh Charity Café memberikan dorongan moral bagi pengelola yayasan dan para penyandang disabilitas.

"Kemitraan ini mewujudkan prinsip keberlanjutan untuk membangun masa depan yang inklusif di mana tidak ada satu orang pun yang ditinggalkan (leave no one behind)," kata Ketut Satya, Co-Founder Yayasan Widya Guna.

Pada pilar lingkungan, Maybank Indonesia bermitra dengan World Resources Institute (WRI) Indonesia untuk mendampingi Desa Sanding menjadi desa bebas emisi melalui pemetaan emisi mandiri serta pengelolaan sampah organik berbasis komunitas.

Kepala Desa Sanding, Kompyang Ambarayusa menyambut positif pendampingan aksi iklim di wilayahnya.

"Kami bangga Desa Sanding dapat menjadi contoh desa dekarbonisasi adat di Bali yang membuktikan bahwa aksi iklim dapat dimulai dari tingkat desa," kata Kompyang Ambarayusa, Kepala Desa Sanding.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed