Abu Vulkanik Anak Krakatau Lumpuhkan 467 Penerbangan
Sebanyak 150 ribu penumpang terdampar akibat gangguan operasional 467 penerbangan yang dipicu oleh sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, sebagaimana dilansir dari Detik Finance. Data Kementerian Perhubungan per 6 September 2026 mencatat dampak tersebut mencakup 409 rute domestik dan 58 rute internasional.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menginstruksikan seluruh pihak terkait untuk memastikan pelayanan optimal serta menjamin keselamatan penumpang di tengah penutupan sementara sejumlah bandara.
"150 ribu penumpang saat ini masih stranded atau terdampar di bandara-bandara," ujar Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Pemerintah menuntut keterbukaan dari setiap maskapai dalam menyampaikan penyesuaian jadwal penerbangan kepada para calon penumpang yang terdampak situasi darurat ini.
"Prinsipnya adalah penumpang juga harus terus diberikan penjelasan, informasi yang akurat. Maskapai tidak boleh tidak terbuka. Walaupun ini force majeure, kita ingin mendorong agar maskapai juga bisa memberikan pelayanan yang baik," ujar Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Selain kejelasan informasi penerbangan, penanganan pengembalian dana tiket menjadi fokus utama yang diminta untuk mempermudah masyarakat.
"Termasuk bagaimana kalau refund karena tidak bisa terbang, ya harus bisa mudah untuk diberikan ganti rugi. Kemudian yang lain-lain kita terus amati dan kita terus dengarkan penjelasan dari pihak-pihak yang memiliki otoritas untuk menjelaskan secara teknis," kata Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow