Adrian Dalmau Nikmati Adaptasi di PSIM Yogyakarta Usai Reuni Pelatih

Smallest Font
Largest Font

Proses adaptasi striker baru PSIM Yogyakarta, Adrian Dalmau, berjalan lancar bersama klub berjuluk Laskar Mataram tersebut. Seperti dilansir dari Bola, faktor utama yang mempercepat proses penyesuaian dirinya adalah skema pelatih Jean-Paul van Gastel.

Pengalaman berkarier beberapa musim di Liga Belanda membuat Dalmau sangat akrab dengan gaya latihan pelatih berkebangsaan Belanda tersebut. Pendekatan taktik yang diterapkan Van Gastel dinilai memiliki banyak kemiripan dengan karakteristik sepak bola Eropa yang biasa ia jalani.

"Itu adalah sesuatu yang sangat saya sukai. Saya menganggap semua latihan dan gaya bermain akan mirip dengan apa yang biasa saya lakukan di Belanda dan Eropa umumnya. Tidak ada perbedaan besar," ujar Dalmau.

"Jadi, itu sempurna untuk gaya bermain saya sebagai pemain tipikal menyerang dan kombinasi. Dari apa yang saya lihat pada minggu-minggu pertama latihan, saya sangat menyukainya," lanjutnya.

Pemain berusia 32 tahun itu mengikat kerja sama berdurasi satu musim bersama manajemen Laskar Mataram. Kontrak jangka pendek ini dimanfaatkan oleh kedua pihak untuk memantau perkembangan performa serta proses adaptasi di lapangan.

"Saya baru menandatangani kontrak selama satu tahun. Saya pikir dari kedua belah pihak perlu saling melihat dulu," kata pemain berusia 32 tahun itu.

Pemain jebolan akademi Real Madrid tersebut tidak menutup peluang untuk memperpanjang masa bakti jika penampilannya berdampak positif. Namun, prioritas utamanya saat ini adalah memberikan kontribusi maksimal bagi tim.

"Jika adaptasi berjalan baik dan semuanya lancar, setelah itu kami bisa berbicara lagi. Tapi, sekarang ini lebih tentang beradaptasi dengan banyak hal baru dan menunjukkan bahwa saya bisa memberikan nilai bagi klub," ucapnya.

"Kita lihat saja nanti di bulan-bulan mendatang, tapi di minggu-minggu pertama ini semuanya terlihat sempurna," lanjut jebolan akademi Real Madrid tersebut.

Di sisi lain, penyerang yang sebelumnya merumput di Belanda dan Polandia ini mengaku harus menyesuaikan diri dengan iklim tropis Indonesia. Suhu udara serta tingkat kelembapan yang tinggi menjadi tantangan fisik tersendiri selama latihan.

"Saya pikir hal yang paling khusus adalah cuacanya. Saya bermain selama tujuh tahun terakhir di Belanda dan Polandia, jadi cuacanya sangat berbeda dengan di sini," tutur Dalmau.

"Ini tentang beradaptasi dengan suhu, kelembapan, dan pernapasan. Ini salah satu kendala yang harus kami hadapi, tapi sisanya mudah bagi saya. Makanan, budaya, dan lingkungan saya sangat menyukainya."

"Saya berasal dari Mallorca, cuacanya mirip dengan di sini. Tapi, sudah lama tidak bermain dalam kondisi seperti ini. Ini tentang beradaptasi, tapi semuanya akan baik-baik saja," ucap Dalmau.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed