Adrian Dalmau Beradaptasi dan Tampil Positif di PSIM Yogyakarta

Smallest Font
Largest Font

Penyerang asal Spanyol, Adrian Dalmau, mulai menunjukkan adaptasi baik setelah hampir satu bulan bergabung dengan PSIM Yogyakarta, klub sepak bola di Indonesia, seperti dilansir dari Bola.

Dalmau merasa suasana di dalam skuad PSIM sangat membantu proses adaptasinya. Ia mengaku nyaman dengan kondisi cuaca dan lingkungan permainan yang berbeda dari Eropa.

"Saya senang bisa berada di Yogyakarta dan bersama tim PSIM. Adaptasinya berjalan dengan baik. Saya sangat senang karena semuanya berjalan lancar dan cepat," ujar Dalmau.

"Ada banyak hal berbeda dari yang saya rasakan di Eropa. Saya harus beradaptasi dengan cuaca, kelembapan, dan panas tapi semua baik-baik saja. Kami memiliki tim bagus, rekan-rekan yang baik sehingga mudah bagi pemain baru untuk beradaptasi."

"Banyak pemain internasional, pemain-pemain Indonesia yang ramah, teman satu tim yang baik bagi saya. Bagi saya semuanya terlihat sangat mudah dan bagus untuk beradaptasi, lebih baik dari yang saya bayangkan sebelumnya," tambahnya.

Di PSIM, Dalmau bersaing dengan dua penyerang lain, Nermin Haljeta dan Mauro Caballero, untuk posisi utama. Namun, ia menegaskan bahwa persaingan itu bertujuan untuk memperkuat tim.

"Ini bukan hanya tentang bersaing, tetapi tentang membuat tim menjadi lebih kompetitif. Target saya adalah menunjukkan pemain seperti apa saya dan mencoba membuat perbedaan dalam pertandingan dengan mencetak gol," kata Dalmau.

Ia menyatakan cocok dengan gaya permainan Laskar Mataram yang mengutamakan permainan menyerang dan kombinasi antar pemain.

"Saya tipe striker yang menyukai gaya bermain menyerang dan kombinasi, seperti yang ingin kami terapkan. Saya bisa memainkan permainan seperti itu," ucapnya.

"Kualitas terbaik saya adalah bermain di dalam kotak penalti untuk mencetak gol melalui sentuhan atau tembakan. Kebanyakan gol dalam karier saya dicetak dengan satu sentuhan di dalam kotak penalti," imbuh pemain yang pernah memperkuat akademi Real Madrid ini.

Keputusan Dalmau bergabung dengan PSIM juga didorong keinginannya mencari pengalaman baru di luar Eropa, khususnya di Asia. Indonesia menjadi pilihan menarik bagi pemain yang pernah bermain di klub Belanda itu.

"Saya memang berkeinginan mencoba pengalaman baru di luar Eropa, mencoba di Asia. Indonesia adalah negara yang sangat ingin saya coba dan mendapatkan pengalaman di sini," ungkap Dalmau.

Koneksi dengan pelatih Jean-Paul van Gastel menjadi faktor penting dalam keputusan ini. Keduanya sudah saling mengenal saat berkarier di Belanda.

"Kami sempat melakukan pertemuan sebelumnya dan berbicara dengan baik. Itu menjadi sesuatu yang membuat perbedaan dalam mengambil keputusan karena dia mengenal saya dari periode saya di Eredivisie," jelas Dalmau.

"Saya yakin latihan dan gaya bermainnya akan mirip dengan di sana. Bagi saya, itu membuat saya lebih mudah beradaptasi dengan gaya bermain saya," tutup Dalmau.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed