Afrika Selatan Ditahan Imbang Nikaragua dalam Laga Uji Coba
Tim nasional sepak bola Afrika Selatan ditahan imbang tanpa gol oleh Nikaragua dalam laga persahabatan menjelang Piala Dunia 2026 di Orlando Amstel Arena pada Jumat malam, 29 Mei 2026, setelah Lyle Foster gagal mengeksekusi penalti pada babak pertama.
Dilansir dari flashscore.com, kegagalan penalti Foster pada menit ke-43 terjadi setelah Kamogelo Sebelebele dilanggar oleh Justing Cano di kotak terlarang. Skuad Bafana Bafana mendominasi penguasaan bola secara penuh, namun kesulitan membongkar pertahanan rapat dari tim tamu yang berada 71 peringkat di bawah mereka dalam ranking FIFA.
Pelatih kepala Afrika Selatan, Hugo Broos, memilih untuk mengistirahatkan mayoritas pemain pilar asal klub Mamelodi Sundowns yang baru menjuarai CAF Champions League, kecuali Themba Zwane yang dipasang sebagai kapten. Laga ini juga menjadi panggung debut bagi bek tengah Olwethu Makhanya dan bek kiri Bradley Cross yang masuk pada menit ke-67.
Pada awal babak pertama, Zwane sempat menyia-nyiakan peluang emas setelah gagal menyambut umpan silang rendah dari Sebelebele di depan gawang. Evaluasi performa lini depan ini menjadi catatan penting mengingat Afrika Selatan akan menghadapi Jamaika pada 5 Juni 2026, sebelum membuka laga Piala Dunia melawan tuan rumah Meksiko pada 11 Juni 2026.
“The last few days have been very emotional with Sundowns celebrating and having parties, which I'm not against because when you win the Champions League you have to celebrate. They are not really mentally ready to focus on the World Cup ...” kata Hugo Broos, Pelatih Kepala Afrika Selatan.
Broos kemudian melakukan lima pergantian pemain sekaligus saat jeda babak pertama dengan memasukkan Sipho Chaine, Relebohile Mofokeng, Thapelo Maseko, Oswin Appollis, dan Iqraam Rayners untuk meningkatkan intensitas serangan.
“I think we can be happy with the performance today. The difficulty was that we came up against a very negative opponent. Nicaragua spent almost the entire 90 minutes defending, kicking the ball forward and trying to slow the game down whenever possible. That made it very difficult for us.” ujar Hugo Broos, Pelatih Kepala Afrika Selatan.
Kegagalan memanfaatkan peluang dari titik putih dinilai sang pelatih menjadi momentum yang hilang untuk mengubah jalannya pertandingan secara keseluruhan.
“We missed the penalty and, if we score that goal, I think the game changes completely because they would have been forced to come out and try something. But they never really tried to attack today, they only defended,” kata Hugo Broos, Pelatih Kepala Afrika Selatan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow