Aleksander Ceferin Tolak Peluang Gantikan Gianni Infantino di FIFA
Presiden UEFA Aleksander Ceferin secara tegas menolak wacana yang mendorong dirinya untuk maju sebagai kandidat Presiden FIFA baru, seperti dilansir dari Detik Sport.
Ceferin memutus spekulasi tersebut di tengah menguatnya desakan dari sejumlah pihak agar Gianni Infantino melepas jabatannya sebagai pimpinan tertinggi federasi sepak bola dunia tersebut.
Gelombang kritikan dan desakan mundur terhadap Infantino memuncak setelah munculnya rencana penjualan saham Piala Dunia kepada pihak swasta. Walaupun keputusan tersebut akhirnya dibatalkan, kepercayaan federasi anggota terhadap kepemimpinannya sudah terlanjur merosot.
Sejumlah konfederasi besar, termasuk UEFA, AFC, dan CONCACAF, secara terbuka menyuarakan agar Infantino segera diganti atau mengundurkan diri. Situasi ini memaksa pria berpaspor Swis-Italia itu bergerak menggalang dukungan demi mempertahankan posisinya.
Di tengah situasi penuh tekanan tersebut, UEFA yang memegang posisi tawar kuat mulai dikaitkan dengan nama pengganti. Selain Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi, nama Ceferin mencuat sebagai kandidat paling potensial untuk memimpin FIFA.
Meski dinilai sebagai sosok ideal, Ceferin memilih untuk langsung menutup peluang tersebut. Keputusan ini diambil karena ia masih ingin berfokus menjalankan tugasnya memimpin UEFA dan menjaga integritas pribadinya.
"Saya tidak tertarik (menjadi presiden FIFA)," ujar Ceferin dalam acara podcast The Reds is Politics.
"Alasan pertama adalah saya cinta UEFA dan saya senang bekerja di sini, dan saya merasa masih bisa menikmati hidup di posisi tersebut," sambungnya.
"Yang kedua adalah saya ingin menjaga kredibilitas saya. Semakin tinggi kredibilitas saya, maka semakin saya tidak tertarik dengan posisi itu," kata Ceferin.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow