Alexander-Arnold Pukau Jose Mourinho di Pramusim Real Madrid

Smallest Font
Largest Font

Persiapan pramusim Real Madrid diwarnai kejutan positif dari Trent Alexander-Arnold. Bek kanan asal Inggris tersebut dilaporkan berhasil mencuri perhatian manajer Jose Mourinho lewat performa impresif selama sesi latihan. Seperti dilansir dari Bola, kebangkitan Alexander-Arnold terjadi setelah Real Madrid kehilangan kapten Dani Carvajal.

Kepergian bek senior itu pada akhir musim 2025/2026 meninggalkan celah besar di lini pertahanan kanan. Manajemen Los Blancos sebenarnya telah mengantisipasi hal tersebut. Mereka mendatangkan Denzel Dumfries dari Inter Milan untuk melengkapi keberadaan Alexander-Arnold yang sudah bergabung terlebih dahulu.

Kendati demikian, keraguan sempat mengemuka di kalangan pendukung. Kualitas kedua pemain tersebut sempat dipertanyakan dalam mengawal area kanan pertahanan Real Madrid.

Kekhawatiran itu perlahan sirna setelah sesi latihan dimulai di Valdebebas. Alexander-Arnold kembali dalam kondisi fisik dan mental yang dinilai jauh lebih prima dibandingkan musim sebelumnya. Penampilan awal mantan pemain Liverpool itu melampaui ekspektasi sang pelatih. Jose Mourinho disebut tidak menyangka Alexander-Arnold mampu langsung menunjukkan level permainan setinggi itu.

Perubahan positif ini tidak lepas dari periode sulit yang dialami Alexander-Arnold. Ia sempat gagal masuk ke dalam skuad Timnas Inggris untuk gelaran Piala Dunia 2026. Kegagalan tersebut menjadi lecutan motivasi besar bagi bek berusia 27 tahun ini. Selama masa libur musim panas, ia fokus meningkatkan kebugaran fisik serta kesiapan mentalnya.

Kerja keras tersebut langsung membuahkan hasil nyata di lapangan. Alexander-Arnold tampil menonjol saat melakoni laga uji coba pramusim melawan Fiorentina. Dalam pertandingan tersebut, penampilannya mendapat banyak pujian. Ia dinilai menjadi salah satu pemain terbaik di kubu Los Blancos bersama rekrutan anyar Denzel Dumfries.

2>Solusi Taktis di Sektor Kanan

Sebelum pramusim dimulai, Jose Mourinho memiliki sejumlah kekhawatiran terkait opsi bek kanan. Alexander-Arnold sangat kreatif dalam menyerang, tetapi sering dikritik dalam bertahan.

Di sisi lain, Denzel Dumfries lebih terbiasa bermain sebagai beksayap dalam skema tiga bek. Hal itu memunculkan pertanyaan mengenai efektivitasnya dalam sistem permainan Real Madrid. Namun, performa konsisten keduanya selama pramusim berhasil meredakan keraguan tersebut.

Mourinho kini memiliki dua opsi berkualitas tinggi untuk mengisi posisi bek kanan. Situasi ini memberikan keleluasaan bagi pelatih asal Portugal tersebut. Mourinho bahkan mulai bereksperimen memainkan Alexander-Arnold dan Dumfries secara bersamaan di sisi kanan.

Skema dua pemain tersebut diterapkan untuk memaksimalkan ancaman tim lewat umpan silang. Selain itu, kedalaman skuad ini mempermudah rotasi sesuai dengan karakter tim lawan.

Tantangan utama Alexander-Arnold kini adalah menjaga konsistensi performa sepanjang musim 2026/2027. Jika mampu mempertahankan level ini, ia berpeluang besar menjadi pemain kunci Real Madrid.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed