Alexander Zverev Buat Aksi Ganti Sepatu Di AS Terbuka 2026
Petenis Jerman Alexander Zverev melakukan aksi tidak biasa dengan mengganti sepatunya di tengah pertandingan babak kedua AS Terbuka 2026 melawan Quentin Halys pada 4 September 2026, saat tertinggal 4-1 di set ketiga.
Peristiwa tersebut terjadi ketika kedudukan imbang satu set dan Halys memegang dua poin break. Zverev mendadak meminta izin kepada wasit untuk mengganti alas kakinya di sela-sela tekanan permainan lawan.
Meskipun wasit sempat menyarankan agar pergantian dilakukan nanti, Zverev tetap mengajukan permohonan singkat tersebut.
"Boleh saya? Cepat saja?" tanya Zverev.
Wasit mengizinkan tindakan itu karena tetap berada dalam batasan aturan pertandingan.
"Ya," jawab wasit.
Keputusan Zverev langsung menjadi bahan pembicaraan para pengamat. Mantan petenis Amerika Serikat Andy Roddick menyoroti bahwa sepatu yang dipakai Zverev memiliki model serupa dengan milik Rafael Jodar yang sempat bermasalah akibat tali putus berulang kali pada turnamen sebelumnya.
Sebelum melangkah ke babak kedua, Zverev harus berjuang keras melalui laga lima set selama 4 jam 53 menit melawan Lorenzo Sonego dengan skor akhir 6-4, 3-6, 6-7(7-9), 7-5, 6-4 pada Rabu pagi.
Petenis unggulan pertama di Flushing Meadows itu membagikan pandangannya mengenai pencapaian karirnya seusai menjuarai Prancis Terbuka musim panas ini.
"Saya sangat senang akhirnya bisa mengangkat trofi Grand Slam pertama saya, tetapi sekarang, setelah Anda melakukannya, Anda menginginkan lebih. Anda ingin terus maju, Anda ingin terus bermain tenis dengan baik, dan mudah-mudahan menjadi kontestan untuk trofi berikutnya juga," kata Zverev kepada JioHotStar.
Ia menegaskan fokus utamanya saat ini adalah menjaga performa terbaik di New York.
"Tentu saja, saya senang itu terjadi, tetapi kita berada di New York sekarang, dan saya ingin mencoba dan melakukannya lagi. Saya merasa sedang menemukan ritme saya; Saya merasa menemukan permainan saya lagi, yang merupakan perasaan yang sangat menyenangkan. Saya menantikan tantangan di depan, dan mudah-mudahan saya bisa memberikan yang terbaik lagi," ujar Zverev.
Usai laga marathon di babak pertama, Zverev mengevaluasi permainannya secara realistis.
"Saya pikir pasti ada ruang untuk perbaikan," kata Zverev.
Ia juga memuji penampilan agresif dari Lorenzo Sonego sepanjang laga pembuka tersebut.
"Secara keseluruhan, saya pikir itu adalah pertarungan yang hebat dan tangguh, dan saya pikir itu adalah pertandingan yang saya butuhkan setelah beberapa minggu terakhir," tutur Zverev.
Apresiasi khusus diberikan Zverev kepada Sonego yang terus menekan servis keduanya.
"Saya akan mengatakan bahwa saya memiliki salah satu servis kedua tercepat di tur, dan dia menyerangnya sepanjang waktu," ucap Zverev.
Ia mengagumi daya juang lawannya meski merasa lega bisa keluar sebagai pemenang.
"Jadi dia bermain luar biasa. Saya harus memberikan pujian kepadanya, tapi ya, saya senang pada akhirnya saya berhasil menang," kata Zverev.
Sebelum memasuki babak pertama, Zverev mengungkapkan persiapannya kepada ATP Tour usai meraih hasil kurang maksimal di Montreal dan Cincinnati.
"Saya merasa telah [เล่น sangat baik] setelah Prancis Terbuka, dan kemudian saya tidak melakukannya di dua turnamen terakhir," kata Zverev.
Ia optimistis permainannya terus membaik menjelang laga-laga krusial.
"Namun saya pasti merasa permainan saya telah kembali, dan menjadi semakin baik di setiap sesi latihan yang saya jalani. Saya berharap bisa menunjukkan tenis terbaik saya di sini lagi," tutur Zverev.
Mengenai statusnya sebagai pemain unggulan teratas di turnamen major, Zverev memilih untuk tidak menjadikannya beban tambahan.
"Saya pikir [menjadi] unggulan itu bagus, dan menjadi pemain unggulan adalah bukti besar bahwa Anda telah bermain dengan baik," ucap Zverev.
Ia menegaskan tujuan utama seluruh peserta dalam kompetisi ini.
"Yang paling penting adalah siapa namanya yang ada di akhir bagan dan siapa yang masih bertahan di sini dalam waktu dua minggu. Itulah tujuan utama bagi semua orang yang ada di dalam bagan," ujar Zverev.
Ia menganggap peta persaingan tetap terbuka bagi semua petenis yang bertanding.
"Saya merasa seperti salah satu dari 128 pemain yang menjadi favorit di bagan pertandingan," kata Zverev.
Kekasih Zverev, Sophia Thomalla, turut hadir memberikan dukungan langsung di New York setelah menyelesaikan proses syuting acara televisi. Thomalla menunjukkan dukungannya di media sosial dengan menyukai unggahan video akun resmi AS Terbuka yang mengulas kemenangan lima set Zverev di babak pertama.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow