Amerika Serikat Hadapi Paraguay dalam Laga Pembuka Grup D

Smallest Font
Largest Font

Prediksi komputer super Opta mengunggulkan tim nasional pria Amerika Serikat untuk memenangkan pertandingan pembuka Grup D Piala Dunia 2026 melawan Paraguay di Stadion SoFi, Inglewood, California, pada Jumat, 12 Juni malam waktu setempat.

Analisis statistik tersebut memberikan peluang kemenangan sebesar 39,6 persen bagi armada asuhan Mauricio Pochettino selaku salah satu tuan rumah bersama turnamen. Sebaliknya, Paraguay mengantongi probabilitas sukses sebesar 33,8 persen, sementara peluang hasil imbang berada di angka 26,6 persen.

Pertandingan ini juga diwarnai lonjakan harga tiket di pasar sekunder yang melampaui angka 1.200 hingga 1.300 dolar AS per lembar pada tengah hari menjelang laga. Kendati demikian, Federasi Sepak Bola Internasional masih menyediakan sisa pasokan tiket di situs resmi mereka dengan harga sekitar 1.120 dolar AS.

Kondisi fisik bek tengah Chris Richards menjadi perhatian utama menjelang laga setelah mengalami cedera pergelangan kaki dalam beberapa pekan terakhir.

"I wouldn't put myself in this position if I didn't think that I could do everything," ujar Chris Richards, Bek Timnas Amerika Serikat.

Pemain asal klub Crystal Palace tersebut menegaskan kesiapannya untuk bertanding demi memberikan kontribusi maksimal bagi tim nasional.

"I think part of playing the sport is that you're gonna have some pain at some point, and I'm totally okay with that as long as functionally I'm good. That's the number one thing for me." kata Chris Richards, Bek Timnas Amerika Serikat.

Di sisi lain, Pochettino memilih untuk tidak memberikan tekanan psikologis tambahan melalui pidato motivasi yang berlebihan sebelum pertandingan dimulai.

"Don't expect an unbelievable speech Friday," ucap Mauricio Pochettino, Pelatih Timnas Amerika Serikat.

Pochettino menilai bahwa para pemainnya sudah memiliki kesiapan mental dan emosional secara mandiri dari hasil latihan panjang.

"No, I am the opposite. I think now is the moment that they need to build the way to know, to prepare in an emotional and mental way. I think everyone knows how to be ready. I think now they don't need any external motivation or inspirational speech." tutur Mauricio Pochettino, Pelatih Timnas Amerika Serikat.

Penjaga gawang Matt Freese turut menyuarakan optimisme senada mengenai kesolidan internal skuad Stars and Stripes.

"We're believing, and when you have a group of guys that fight for each other and dies for each other on the field, anything can happen." sebut Matt Freese, Kiper Timnas Amerika Serikat.

Pertemuan terakhir kedua tim pada laga uji coba bulan November lalu berjalan sangat ketat dan diwarnai ketegangan antarpemain di akhir laga.

"At the end, there was a little bit extra," kenang Tim Ream, Bek Timnas Amerika Serikat.

Ream menilai insiden dalam pertandingan ramah tamah tersebut menjadi ujian yang baik untuk mengukur intensitas lawan sebelum bertanding di turnamen resmi.

"It had the feel of a game that meant something more, and now you look at it, and you think, 'Okay, it was a perfect test for us in that moment'. It's good that we've had that experience, you come to this point, it's a World Cup. Yes, there are things you can glean from it and learn, but it's kind of in the rear-view mirror." tambah Tim Ream, Bek Timnas Amerika Serikat.

Gelandang Giovanni Reyna, yang mencetak gol pembuka pada laga November lalu, mengantisipasi atmosfer yang jauh berbeda dalam atmosfer Piala Dunia.

"It was a really, really intense game," kata Giovanni Reyna, Gelandang Timnas Amerika Serikat.

Reyna menegaskan seluruh tim harus mampu menyamai atau melebihi tingkat energi yang mereka tunjukkan pada pertemuan sebelumnya.

"I was happy to score a goal, and I know it was a good win for the team, but obviously, it will be completely different now. A World Cup is hard to compare to. We just have to be ready to match the intensity and energy we did last time. With our talent, we believe we can find a way to get over the line and win the game." jelas Giovanni Reyna, Gelandang Timnas Amerika Serikat.

Kapten tim Tyler Adams menambahkan bahwa kemenangan di laga uji coba lalu justru akan membuat Paraguay tampil lebih agresif.

"So, obviously, getting a win against them is good, but they'll be hungry, probably even hungrier in their first World Cup game against a team that just recently beat them." ungkap Tyler Adams, Gelandang Timnas Amerika Serikat.

Adams memperingatkan rekan-rekan setimnya untuk mengantisipasi motivasi tinggi dari sang lawan yang baru kembali ke panggung Piala Dunia sejak 2010.

"They'll be hungry to get after it, so we need to deal with that as well." pungkas Tyler Adams, Gelandang Timnas Amerika Serikat.

Presiden Federasi Sepak Bola Internasional Gianni Infantino memberikan pembelaan terkait kebijakan harga tiket yang dinilai terlalu tinggi oleh sebagian kelompok suporter.

"In this situation they could've gone down as well, they didn't really go down, shows maybe the price point was the right one," kata Gianni Infantino, Presiden FIFA.

Pihak otoritas sepak bola tertinggi tersebut juga mengklarifikasi terkait adanya beberapa kursi kosong yang terlihat pada siaran pertandingan pembuka antara Meksiko melawan Afrika Selatan sebelumnya.

Pihak penyelenggara menyatakan bahwa data kehadiran resmi didasarkan pada jumlah tiket yang dipindai di pintu masuk, bukan berdasarkan penilaian visual di tribun.

"reflect the number of tickets scanned and spectators present within the stadium footprint, rather than visual assessments of seating occupancy at any given moment during the match." tulis FIFA dalam pernyataan resminya.

Asosiasi tersebut menambahkan bahwa banyak penonton yang memilih untuk berdiri di area koridor stadion ketimbang duduk di kursi yang telah ditentukan selama pertandingan berlangsung.

"several ticketed fans could be seen standing in concourses rather than staying in their assigned seats." tutup FIFA dalam rilisnya.

Setelah menghadapi Paraguay, tim nasional Amerika Serikat dijadwalkan terbang menuju Seattle untuk melakoni pertandingan kedua Grup D melawan Australia pada 19 Juni 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed