Anak Angelina Jolie dan Brad Pitt Ajukan Penghapusan Nama Belakang

Smallest Font
Largest Font

Zahara Marley Jolie-Pitt resmi mempublikasikan permohonan hukum untuk menghapus nama belakang ayahnya, Brad Pitt, melalui iklan pengumuman di Los Angeles Daily Journal selama empat pekan berturut-turut hingga Juli 2026 sebagai syarat wajib hukum California. Langkah hukum tersebut diambil oleh perempuan berusia 21 tahun itu setelah menandatangani petisi di Pengadilan Tinggi Los Angeles pada 28 April 2026, menyusul tindakan serupa yang dilakukan oleh saudara-saudaranya yang lain. Selain Zahara, saudaranya seperti Maddox, Shiloh, Vivienne, dan Knox juga dilaporkan telah menjauhkan diri dari nama belakang Pitt, dengan Shiloh yang sudah resmi menanggalkan nama tersebut pada 2024 lalu.

Seorang sumber yang dekat dengan Brad Pitt mengungkapkan kepada BBC News mengenai respons sang aktor terhadap keputusan anak-anaknya tersebut.

"wellbeing" ujar Angelina Jolie, Aktris. Pihak perwakilan Brad Pitt menuduh situasi ini terjadi akibat pengaruh dari mantan istrinya.

"I've never felt like my last name reflected the love that encompasses my life," kata Hannah, Warga California. "And I wanted to make sure that my name reflected that. My mother's love and also my husband's love are very abundant and so important to me." ujar Hannah, Warga California.

Pakar sejarah nama dari University of Chester memberikan analisisnya mengenai fenomena perubahan nama keluarga ini. "Surnames have a close connection to identity," kata Dr Harry Parkin, Dosen University of Chester. Sementara itu, seorang warga Inggris bernama Maggie menceritakan pengalamannya sendiri saat mengganti nama belakang dari sang ayah karena merasa tidak nyaman di sekolah.

"I didn't want to be associated with it," ujar Maggie, Warga Lincolnshire.

"I wanted to be part of my mum's family," kata Maggie, Warga Lincolnshire. Konselor keluarga menjelaskan bahwa bagi individu yang terasing dari orang tua, penggantian nama dapat berfungsi sebagai mekanisme pertahanan psikologis. "help you separate yourself from something that could be problematic or traumatic" ujar Dr Becca Bland, Konselor Keluarga.

Peneliti hubungan keluarga dari University of the West of England menambahkan bahwa keputusan memutus hubungan keluarga oleh orang dewasa biasanya dilakukan melalui pertimbangan yang matang.

"with a great amount of care and consideration over time," kata Dr Lucy Blake, Peneliti University of the West of England. Proses hukum Zahara Jolie dijadwalkan memasuki agenda persidangan final di hadapan hakim pada tanggal 28 September 2026 untuk mendapatkan persetujuan resmi jika tidak ada pihak yang mengajukan keberatan tertulis.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed