Analis dan Investor Prediksi Tren Penurunan Harga Bitcoin Masih Berlanjut
Aset kripto Bitcoin dinilai masih berada dalam fase rentan dan berpotensi mengalami penurunan harga lebih lanjut sebelum mencapai titik terendah sejati dalam siklus pasar saat ini, menurut analisis terbaru dari analis CryptoQuant dan investor Michael Terpin pada Agustus 2026. Analis CryptoQuant, Crypto Dan, menjelaskan bahwa pergerakan Bitcoin saat ini menyerupai pola sebelum terjadinya pembalikan tren pada periode-periode sebelumnya. "Bitcoin saat ini berada di area yang sangat undervalued," kata Crypto Dan, Analis CryptoQuant.
Kondisi tersebut ditandai oleh melemahnya sentimen dan minimnya perhatian dari para pelaku pasar terhadap perdagangan aset digital.
"Dari perspektif siklus, Bitcoin tampaknya telah mencapai posisi yang mirip dengan titik terendah historisnya di masa lalu," kata Crypto Dan, Analis CryptoQuant. Meskipun demikian, indikator historis tersebut tidak menjamin bahwa harga saat ini sudah menyentuh level terendah absolut.
"Indikator ini menunjukkan bahwa partisipan pasar sama tidak tertariknya pada pasar kripto seperti saat titik terendah sebelumnya," kata Crypto Dan, Analis CryptoQuant. Menatap potensi jangka panjang, fase penguatan pasar diperkirakan baru akan terbentuk secara bertahap menuju kurun waktu mendatang.
"Melihat ke depan ke siklus bull berikutnya, yang diperkirakan dimulai sekitar tahun 2027, tidak ada keraguan bahwa rentang saat ini mewakili zona undervalued," kata Crypto Dan, Analis CryptoQuant. Di sisi lain, investor Michael Terpin dalam wawancaranya dengan Cointelegraph memproyeksikan penurunan harga Bitcoin yang lebih dalam, yakni mencapai kisaran 43.500 dolar AS atau merosot sekitar 66 persen dari rekor tertinggi sepanjang masa pada Oktober 2025 di level 126.100 dolar AS. "Salah satu ciri khas dari dasar adalah bahwa harga tidak langsung memantul kembali," kata Michael Terpin, Investor.
Terpin menilai tren historis kerap diabaikan oleh para pedagang yang tertahan oleh harapan kenaikan harga di tengah kondisi makroekonomi yang kurang mendukung.
"Saya pikir kita masih mengikuti halving," kata Michael Terpin, Investor. Ia juga menepis anggapan bahwa masuknya dana institusional dan produk ETF spot secara otomatis menghapus pola penurunan tajam pada Bitcoin. "Secara historis, Anda akan mendapatkan hasil lebih baik jika membeli Strategy di titik terendah dan kemudian menjualnya di titik tertinggi daripada membeli Bitcoin," kata Michael Terpin, Investor.
Pergerakan Bitcoin ke depan dinilai tetap bergantung pada dinamika likuiditas global, kondisi makroekonomi, serta pemulihan bertahap pada sentimen investor.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow