Andika Mahesa Mengungkap Penyesalan Terkait Tumbuh Kembang Anak

Smallest Font
Largest Font

Penyanyi Andika Mahesa mengungkapkan penyesalan mendalam terkait pertumbuhan kelima anaknya akibat jadwal tur musik yang padat di kawasan Jakarta Barat, sebagaimana dilansir dari Detik Hot. Kesibukan panggung hiburan membuat pelantun tersebut kehilangan banyak momen penting bersama buah hatinya.

Saat ini, anak pertama Andika telah memasuki jenjang perkuliahan, sementara anak keduanya mengenyam pendidikan di Amerika Serikat. Anak ketiga dan keempatnya masing-masing duduk di bangku SMP di Bandar Lampung serta SD, sedangkan anak bungsunya sudah kelas empat SD.

"Anakku yang pertama kuliah, yang kedua di Amerika. Terus yang ketiga SMP di Bandar Lampung, SMP 2. Terus yang Cahaya juga sekolah SD.

Terus si Bumi sudah yang bungsu, kelas empat. Ya, pertumbuhan mereka cepat besar ya," ujar Andika di kawasan Jakarta Barat.

Perkembangan anak-anaknya yang kian dewasa diakui Andika membuat dirinya terharu sekaligus merasa bersalah. Rasa sesal tersebut muncul karena ia jarang mengantar atau menjemput mereka ke sekolah secara rutin seperti orang tua pada umumnya.

"Cuma saya yang saya sesalin adalah saya tidak pernah terlibat di momen-momen penting mereka seperti nganterin sekolah setiap hari. Kayak pada dasar apa, umum dasarlah itu, nganterin anak sekolah, jemput sekolah gitu. Ya bisa, tapi ya dalam waktu sebulan mungkin sekali, dua bulan sekali. Kadang tidak menentu gitu," ungkap Andika.

Meskipun sempat memberikan pendidikan seni vokal sejak dini, Andika memilih untuk tidak memaksakan kehendak agar anak-anaknya mengikuti jejak kariernya di dunia tarik suara.

"Kalau aku tuh sebenarnya sama anak-anak ya. Anak-anakku, aku tidak pernah menggembleng dia untuk jadi ngikutin perjalanan aku atau ngikutin apa, jati diri seperti aku jadi penyanyi. Gak, aku tuh lebih membebaskan mereka," sambungnya.

Menurutnya, keselarasan antara harapan orang tua dan keinginan anak merupakan kunci penting untuk menjaga keharmonisan dalam keluarga.

"Kalau waktu masih kecil-kecil ya, bocah-bocah, ituk anak-anakku itu dari 4 tahun, 5 tahun, sampai 7 tahun tuh aku dididik nyanyi pasti. Mereka masih happy. Eh sekarang kan sudah, sudah dewasa, ternyata mereka gak suka gitu lho.

Ada yang suka, ada yang gak suka. Ya berarti kita kan harus mengikuti kemauan anak-anak ya. Bukan mau kita," tegasnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed