Andoni Iraola Buru Pemain Sayap Baru Perkuat Skuad Liverpool
Manajer baru Liverpool Andoni Iraola berkomitmen mendatangkan pemain sayap baru berkualitas tinggi untuk memperkuat tim setelah kepergian legenda klub Mohamed Salah pada bursa transfer musim panas ini.
Klub raksasa Inggris tersebut menghadapi tantangan besar karena kehilangan tiga pemain kunci sekaligus, yakni Mohamed Salah, Ibrahima Konate, dan Andrew Robertson, setelah finis tanpa trofi di bawah asuhan Arne Slot musim lalu.
Liverpool tercatat baru mendatangkan Victor Munoz dari Osasuna, sementara Salah pergi dengan meninggalkan rekor mentereng berupa 257 gol dan 120 assist dari 442 penampilan selama membela The Reds.
Dilansir dari rri.co.id, Iraola menegaskan bahwa dirinya tidak ingin membebani rekrutan baru dengan ekspektasi berlebih untuk langsung menyamai level Salah di posisi sayap kanan.
"Saya pikir itu adalah salah satu tantangan ketika saya tiba. Kita tidak bisa berharap merekrut pemain sayap yang akan menggantikan Mo Salah karena jika tidak, kita mempersiapkan dia untuk gagal," ujar Iraola pada Jumat 17 Juli 2026.
Arsitek tim asal Spanyol tersebut menjelaskan bahwa tim membutuhkan figur baru yang memiliki karakteristik permainan berbeda untuk melengkapi komposisi skuad yang ada.
"Dia mungkin bisa melengkapi tim dengan cara lain, dan kami pasti sedang mengusahakannya," ucap Iraola.
Pihak manajemen terus bergerak di bursa transfer dan sempat dikaitkan dengan nama-nama seperti Yan Diomande, Bradley Barcola, Yankuba Minteh, Said El Mala, hingga Matias Fernandez-Pardo.
Melalui laporan Sky Sports, mantan pelatih Bournemouth itu mengakui standar tinggi yang diterapkan di Anfield membuat proses pemilihan pemain baru menjadi sangat krusial.
"I don't think I can talk about players from other teams," kata Iraola saat menanggapi rumor ketertarikan klub terhadap Diomande dan Barcola.
Iraola menambahkan bahwa skuadnya membutuhkan tambahan amunisi, terutama karena beberapa pemain pilar di lini depan masih mengalami masalah cedera.
"Jelas kami butuh pemain di posisi itu, saya tidak akan bilang untuk menggantikan Mo Salah, tapi kami butuh satu pemain sayap lagi," tutur Iraola.
Kondisi fisik pemain seperti Ekitike, Bradley, dan Giovanni menjadi salah satu pertimbangan tim kepelatihan dalam menganalisis opsi transfer yang tersedia di pasar pemain.
"Ada situasi lain yang tidak begitu jelas, kami punya pemain bagus yang cedera. Ekitike, Bradley, dan Giovanni, pemain yang kami sukai," ungkap Iraola.
Manajemen Liverpool disebut memiliki standar pengenalan pemain yang sangat ketat, sehingga proses negosiasi membutuhkan analisis mendalam sebelum keputusan final diambil.
"Kami harus mengambil keputusan, terkadang itu sulit. Kadang ada pemain yang bisa kami datangkan untuk meningkatkan tim, keputusan-keputusan itu sedang kami analisis," jelas Iraola.
Perbedaan ekspektasi yang besar antara klub sebelumnya seperti Bournemouth dan Rayo Vallecano membuat rekrutan baru di Liverpool dituntut untuk langsung tampil impresif tanpa ruang bagi kesalahan.
"Di klub lain, they give you players you don't know. Di Liverpool, ketika mereka memberikannya, Anda sudah mengenal mereka," pungkas Iraola.
Skuad Liverpool dijadwalkan terbang ke Amerika Serikat pada Senin pekan depan untuk menjalani rangkaian pertandingan pramusim melawan Sunderland, Wrexham, dan Leeds United.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow