Ange Postecoglou Kriti Taktik Al Ittihad Usai Al Nassr Tumbang

Smallest Font
Largest Font

Pelatih Al Nassr Ange Postecoglou menyuarakan kekecewaannya atas hasil kekalahan 1-2 dari Al Ittihad dalam laga pekan kelima Liga Pro Saudi di Stadion Al-Inma, Jeddah, Sabtu, 5 September 2026. Hasil ini menghentikan rekor sapu bersih kemenangan Al Nassr pada awal musim.

Juru taktik asal Australia tersebut menilai lawan tidak lagi menerapkan permainan menyerang setelah berhasil mencetak dua gol pada fase awal pertandingan. Ia menegaskan bahwa Al Nassr sebenarnya mendominasi jalannya laga dan lebih banyak mengambil inisiatif untuk menciptakan peluang.

"Yang saya saksikan dalam pertandingan ini adalah bahwa setelah menit ke-15 hanya ada satu tim yang menciptakan peluang, yaitu Al-Nassr. Apa yang dilakukan para pemain kami di musim lalu, dan musim ini, membuktikan bahwa mereka memiliki karakter," kata Ange Postecoglou, Pelatih Al Nassr.

Kekalahan ini sejatinya menggagalkan misi pembalasan dendam sekaligus merusak tren positif Al Nassr setelah sebelumnya selalu menang atas Al Ittihad pada dua pertemuan di liga domestik musim lalu serta laga semifinal Piala Super Saudi di Hong Kong.

"Setiap pertandingan adalah peristiwa yang berbeda, lawan hari ini memiliki energi yang besar dan bisa saja konsentrasi menjadi lebih rendah, dan jika kita melihat setiap pertandingan secara terpisah maka penyebabnya berbeda di setiap laga, dan ketika kita melihat reaksi tim kami, setiap kali selalu lebih baik," kata Ange Postecoglou, Pelatih Al Nassr.

Dominasi Al Nassr tercatat semakin terlihat sepanjang babak kedua. Al Ittihad tercatat tidak mampu melancarkan ancaman berarti, sementara tim tamu menciptakan sedikitnya lima peluang emas untuk menyamakan kedudukan.

"Di babak kedua Al-Ittihad tidak memiliki peluang nyata, sementara kami paling tidak sampai 5 kali, dan seandainya kami menyamakan kedudukan, keadaannya akan berbeda. Para pemain telah menjalankan tugas mereka dan saya tidak bisa meminta yang lebih baik dari itu karena mereka telah memberikan yang terbaik yang mereka miliki," kata Ange Postecoglou, Pelatih Al Nassr.

Penampilan gemilang penjaga gawang Al Ittihad Predrag Rajkovic di bawah mistar gawang turut menjadi faktor penentu yang mengandaskan deretan eksekusi peluang para pemain Al Nassr.

"Peluang yang kami dapatkan dihalau oleh kiper Al-Ittihad, dan para pemain kami tidak menyia-nyiakannya, masalahnya ini adalah sepak bola dan hal itu bisa terjadi. Dan pada tendangan sudut kami tidak mampu mengirim bola sesuai yang diinginkan," kata Ange Postecoglou, Pelatih Al Nassr.

Kekalahan dari skuad asuhan Jens Wissing ini menahan laju Al Nassr di papan atas klasemen, di mana Sadio Mane juga masih tertahan untuk menambah pundi-pundi golnya demi mengejar rekor delapan gol El Clasico milik Romarinho.

"Mengecewakan bagi kami untuk kalah, kami tidak memulai pertandingan dengan baik terutama pada 15 menit pertama, dan di babak kedua kami melihat kemampuan kami yang sesungguhnya, dan bisa saja mencetak banyak gol, tetapi kami tidak beruntung," kata Ange Postecoglou, Pelatih Al Nassr.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed