Antrean Jual Saham GOTO Menumpuk di Tengah Rencana Buyback

Smallest Font
Largest Font

Volume antrean jual saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dilaporkan menumpuk secara masif hingga mencapai 175,27 juta lot pada penutupan sesi I perdagangan Rabu (17/6/2026). Penumpukan tersebut terjadi di saat manajemen perseroan sedang mengumumkan rencana aksi korporasi pembelian kembali atau buyback saham dengan anggaran maksimal sebesar Rp 3,5 triliun.

Data RTI Business menunjukkan harga saham emiten teknologi ini masih stagnan dan tidak bergerak dari level Rp 50 per lembar sejak 18 Mei lalu. Kondisi ini memperparah tren pelemahan saham perseroan sepanjang tahun berjalan 2026 yang tercatat merosot hingga 21,88 persen dari posisi awal tahun di level Rp 69 per saham.

Tekanan jual yang dominan tercermin dari konsentrasi antrean di harga Rp 50 per saham yang menyentuh angka 145,52 juta lot. Selain itu, terdapat antrean jual sebesar 4,36 juta lot di harga Rp 51, diikuti 3,79 juta lot pada harga Rp 52, serta 2,56 juta lot di level Rp 53. Pada harga Rp 54 tercatat antrean sebesar 1,9 juta lot, yang kemudian melonjak menjadi 3,09 juta lot di harga Rp 55, disusul level Rp 56 dan Rp 57 dengan masing-masing 2,09 juta lot dan 1,08 juta lot, serta di harga Rp 60 sebanyak 1,70 juta lot dan Rp 65 sebesar 4,12 juta lot.

Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh aksi pelepasan saham oleh investor asing secara akumulatif. Pada perdagangan Senin (15/6), pemodal internasional mencatatkan penjualan bersih senilai Rp 1,51 miliar, sehingga total aksi jual bersih asing membengkak menjadi Rp 1,63 triliun sepanjang tahun 2026. Situasi ini kontras dengan periode 11 Mei hingga 12 Juni saat asing sempat melakukan aksi beli bersih berkala dengan total mencapai lebih dari Rp 300 miliar, di antaranya Rp 60,39 miliar pada pekan 8-12 Juni.

Di sisi lain, GOTO dihadapkan pada sentimen negatif dari lembaga indeks internasional setelah FTSE Russell mengeluarkan perseroan dari FTSE Global Equity Index Series Mid Cap Index yang berlaku efektif mulai 22 Juni 2026 karena perpindahan ke papan pengembangan BEI. Sementara itu, MSCI juga membekukan perubahan jumlah saham dan foreign inclusion factor lantaran likuiditas yang rendah, serta berencana melakukan peninjauan ulang pada Agustus 2026 untuk menentukan potensi penghapusan dari indeks.

Merespons dinamika pasar, manajemen menetapkan jadwal Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 18-19 Juni 2026. Salah satu agenda utama adalah pembaruan strategi pengelolaan modal melalui program pembelian kembali saham yang direncanakan berlangsung selama satu tahun penuh setelah mendapat restu pemegang saham.

"Pembelian kembali atas saham Perseroan yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sebanyak-banyaknya sebesar Rp 3.500.000.000.000, yang akan dilakukan dalam jangka waktu 12 bulan setelah disetujuinya rencana Pembelian Kembali Saham dalam RUPSLB, yakni sejak tanggal 19 Juni 2026 hingga 18 Juni 2027," tulis Manajemen GOTO melalui Keterbukaan Informasi.

Selain program buyback, rapat besar tersebut juga mengagendakan perubahan dan pengangkatan kembali dewan komisaris yang habis masa jabatannya demi menjaga keberlanjutan pengawasan tata kelola. Pengurus yang diusulkan kembali meliputi Agus D.W. Martowardojo sebagai komisaris utama, Marjorie Tiu Lao selaku komisaris independen, dan Santoso Kartono sebagai komisaris perseroan.

"Memasuki sisa tahun ini, kami tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang Perseroan dan berkomitmen untuk memberikan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," pungkas Hans Patuwo, Direktur Utama Grup GoTo.

Hingga saat ini, pelaku pasar masih memantau hasil keputusan RUPSLB terkait kepastian pelaksanaan program buyback saham tersebut. Penilaian prospek perusahaan ke depan juga turut dipengaruhi oleh sorotan publik terhadap aspek operasional dan sosial, termasuk isu kesejahteraan para mitra pengemudi ojek online yang menjadi penopang utama ekosistem bisnis perusahaan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed