Arsenal Jual Gabriel Martinelli ke Al Hilal Senilai 60 Juta Poundsterling

Smallest Font
Largest Font

Penyerang asal Brasil, Gabriel Martinelli, resmi meninggalkan Arsenal untuk bergabung dengan klub Liga Pro Arab Saudi, Al-Hilal, pada Kamis, 3 September 2026. Nilai kepindahan sang pemain mencapai 60 juta poundsterling atau sekitar Rp1,2 triliun.

Kesepakatan transfer Martinelli mencakup biaya tetap sebesar 60 juta poundsterling beserta klausul penjualan kembali. Kepindahan pemain berusia 25 tahun tersebut memecahkan rekor penjualan termahal sepanjang sejarah klub Arsenal, melampaui rekor Alex Oxlade-Chamberlain saat dilepas ke Liverpool pada 2017.

Di klub barunya, Martinelli menandatangani kontrak berdurasi empat tahun dengan gaji diperkirakan mencapai 17 juta poundsterling per musim. Angka ini naik signifikan dibandingkan pendapatannya di Arsenal yang sebesar 180 ribu poundsterling per minggu.

Keputusan hengkang ini diambil setelah manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengonfirmasi bahwa Martinelli tidak masuk dalam rencana utamanya musim ini. Namanya dicoret dari skuat dalam dua laga awal Liga Inggris melawan Coventry dan tim lainnya.

Martinelli sempat menolak tawaran dari klub Turki, Galatasaray, yang mengajukan nilai transfer sebesar 38,9 juta poundsterling sebelum akhirnya menerima pinangan Al-Hilal. Kepindahannya ini memberikan keuntungan finansial bersih bagi Arsenal lantaran sang pemain didatangkan dari Ituano saat berusia 18 tahun.

Penjualan Martinelli menambah pendapatan Arsenal dari bursa transfer musim panas ini hingga melebihi 120 juta poundsterling. Pemain bersangkutan juga menyusul rekan senegaranya, Gabriel Jesus, yang dilepas ke Barcelona, serta Fabio Vieira yang dijual ke Hamburg.

Selama tujuh musim membela Arsenal sejak 2019, Martinelli telah mencatatkan 278 penampilan di semua kompetisi dan mencetak 62 gol. Ia berkontribusi membawa Meriam London menjuarai Liga Inggris musim lalu, Piala FA 2020, dan Community Shield 2023.

Posisinya di sektor sayap kiri Arsenal tergeser setelah kedatangan Christos Tzolis dari Club Brugge dan Eberechi Eze. Pencoretan Martinelli dari skuat utama sempat mendapat kritikan dari mantan penyerang Arsenal, Ian Wright.

"Bangga menjadi bagian dari biru, bangga menjadi Al-Hilal," kata Gabriel Martinelli melalui video perkenalan di saluran media sosial Al-Hilal.

Proses perkenalan sang pemain dilakukan di Riyadh usai menyelesaikan tes medis. Dalam wawancara resmi klub, ia membeberkan alasan utamanya memilih Al-Hilal setelah berkomunikasi dengan direktur teknis Simon Francis dan keluarganya.

"Saya datang ke sini untuk memenangkan gelar dan membuat para penggemar bahagia," kata Gabriel Martinelli.

Pemain yang mengoleksi 27 penampilan bersama timnas Brasil itu menuturkan kekagumannya pada Al-Hilal saat menyaksikan laga Piala Dunia Antarklub FIFA, khususnya kala tim asal Arab Saudi tersebut menumbangkan Manchester City.

Kepergian Martinelli menyisakan Bukayo Saka sebagai satu-satunya pemain tersisa dari skuat awal saat Mikel Arteta pertama kali menjabat sebagai manajer Arsenal pada Desember 2019.

Kepindahan Martinelli ke Al-Hilal meramaikan gelombang transfer pemain Liga Inggris menuju klub yang ditangani Simone Inzaghi tersebut, menyusul rekrutan lain seperti Ollie Watkins dari Aston Villa dan Crysencio Summerville dari West Ham.

"Cara Martinelli diperlakukan saat ini benar-benar membuat saya tidak nyaman," kata Ian Wright, mantan penyerang Arsenal, kepada Sky Sports saat mengomentari pencoretan sang pemain dari skuat laga pembuka.

Manajemen Al-Hilal telah merampungkan seluruh proses regulasi pendaftaran pemain sebelum bursa transfer Liga Pro Arab Saudi ditutup pada pekan ini.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed