Aryna Sabalenka Tundukkan Elsa Jacquemot di French Open 2026
Petenis tunggal putri nomor satu dunia Aryna Sabalenka berhasil melaju ke putaran ketiga turnamen Grand Slam French Open 2026 setelah menumbangkan wakil tuan rumah Elsa Jacquemot di Paris pada Kamis, 28 Mei 2026.
Dilansir dari wtatennis.com dan rolandgarros.com, unggulan teratas asal Belarus tersebut membukukan kemenangan dua set langsung dengan skor akhir 7-5 dan 6-2 dalam pertandingan yang berlangsung di Lapangan Philippe-Chatrier.
Hasil positif ini membawa Sabalenka mencatatkan rekor 24-8 sepanjang kariernya di lapangan tanah liat Paris, sekaligus mengoleksi rekor menang-kalah 29-3 pada musim kompetisi tahun ini.
Petenis berusia 28 tahun tersebut tampil dominan dengan mengamankan delapan dari sepuluh game terakhir, melepaskan total 45 pukulan winners, serta mematahkan servis Jacquemot dalam lima dari sepuluh game servis petenis Prancis berusia 23 tahun itu.
Keberhasilan Sabalenka mengunci tiket putaran ketiga terjadi pada sore hari yang sama ketika unggulan utama tunggal putra Jannik Sinner justru tersingkir dari turnamen Roland Garros 2026.
Melalui wawancara di atas lapangan setelah pertandingan selesai, Sabalenka mengakui ketangguhan lawannya yang sempat menyamakan kedudukan menjadi 5-all pada set pertama dengan dukungan penuh dari penonton tuan rumah.
"That was a tricky match from a tricky opponent," kata Sabalenka.
"She played really incredible tennis, forced me to step in and play it on another level. I'm happy I could handle it and get the win."
Guna mengatasi perlawanan ketat tersebut, petenis yang mengincar gelar Grand Slam pertamanya di Paris ini menjelaskan bahwa dirinya mengandalkan rasa percaya diri dan kekuatan fisik untuk melewati momen krusial.
"I was just trying to remind myself that I'm really strong, and I can handle it, and that I have to work as fast as possible with my legs," tutur Sabalenka.
"Just accelerate the racquet, and try to put the balls back on that side, try to stay aggressive, and put as much pressure as I can on her."
Petenis yang menjadi runner-up French Open pada musim 2025 itu juga mengungkapkan rasa puasnya karena mampu meningkatkan performa permainan saat menghadapi situasi genting di lapangan.
"I'm super happy that I was able to raise the level in those really tight and key moments of the match," ujar Sabalenka.
Pada pertandingan babak selanjutnya, Sabalenka dijadwalkan menghadapi mantan petenis peringkat 10 besar dunia Daria Kasatkina yang lolos setelah menang 7-5 dan 7-6 (13-11) atas Susan Bandecchi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow