Amerika Serikat Bantah Klaim Iran Terkait Serangan di Laut Oman

Smallest Font
Largest Font

Komando Pusat Amerika Serikat membantah klaim militer Iran mengenai peluncuran rudal dan drone sebagai tembakan peringatan terhadap kapal perang mereka di Laut Oman pada Jumat (5/6) waktu setempat.

Pihak militer Washington menegaskan tidak ada aktivitas serangan maupun tembakan yang terdeteksi menyasar kapal perusak milik Angkatan Laut mereka di kawasan perairan tersebut. Bantahan resmi ini dikeluarkan untuk menanggapi pernyataan Teheran yang menyebut konvoi kapal militer Amerika Serikat terpaksa bergerak mundur menuju Samudra Hindia akibat intimidasi tersebut.

Melalui sebuah pernyataan di media sosial, otoritas militer bentukan Washington memberikan klarifikasi atas tuduhan yang beredar mengenai insiden di kawasan Teluk Oman.

"KLAIM: Iran mengklaim telah melepaskan tembakan peringatan ke kapal-kapal perang AS di Teluk Oman, memaksa kapal-kapal Amerika untuk 'mundur' ke arah Samudra Hindia. SALAH," tulis Komando Pusat AS atau CENTCOM dalam pernyataan via media sosial pada Jumat (5/6) waktu setempat.

Pihak pengawas operasi militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah tersebut kemudian menambahkan rincian mengenai situasi aktual di lapangan guna meluruskan informasi yang beredar.

"BENAR: Pasukan Iran TIDAK menyerang atau menembak kapal-kapal perang Angkatan Laut AS. Melakukan hal itu akan menjadi pelanggaran berat terhadap gencatan senjata," sebut CENTCOM, yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah, dalam pernyataannya.

Dalam keterangan lanjutan, pihak militer juga menegaskan bahwa pergerakan armada laut mereka sama sekali tidak terganggu oleh klaim sepihak dari garda Iran.

"Pasukan AS terus beroperasi secara bebas di perairan regional, sambil sepenuhnya menegakkan blokade yang sedang berlangsung terhadap Iran," tegas CENTCOM.

Sebelum adanya bantahan resmi ini, Angkatan Laut Iran mengklaim telah mengerahkan rudal Qadir beserta drone tempur Shahed Danesh untuk menghalau kapal perusak USS Truxtun dan USS Mason. Berdasarkan laporan Anadolu Agency, eskalasi di wilayah perairan ini terjadi di tengah masa gencatan senjata yang sebelumnya telah disepakati oleh kedua belah pihak sejak April lalu.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed