Asap Karhutla Ganggu 21 Penerbangan di Bandara Supadio
Gangguan operasional melanda Bandara Supadio di Pontianak, Kalimantan Barat, setelah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan memicu keterlambatan pada 21 penerbangan pagi sejak Selasa (18/8/2026) hingga Jumat (21/8/2026).
Imbas penurunan jarak pandang di bawah threshold keselamatan, setidaknya enam jadwal penerbangan menuju Jakarta, Surabaya, dan Ketapang harus tertunda pada Jumat pagi.
"Keterlambatan terjadi karena jarak pandang pada pagi hari berada di bawah 1.000 meter. Sejak tanggal 18 Agustus sudah terjadi delay, khususnya penerbangan pagi. Sampai dengan hari ini sudah terdapat 21 penerbangan pagi yang terdampak delay," kata Branch Communication and CSR Department Head Bandara Supadio, M. Joko Wahyudi di Sungai Raya, Jumat.
Sejumlah maskapai terpaksa menunda keberangkatan karena visibilitas di landasan pacu tercatat hanya berkisar 400 hingga 800 meter pada pukul 06.00 hingga 08.00 WIB dalam kurun beberapa hari terakhir.
"Delay yang terjadi sekitar satu sampai dua jam. Yang lebih banyak terdampak itu keberangkatan, sedangkan yang landing sekitar tiga sampai empat penerbangan," tutur Joko Wahyudi, Branch Communication and CSR Department Head Bandara Supadio.
Kondisi penurunan visibilitas secara konsisten terjadi dalam rentang tiga hari terakhir, sehingga otoritas bandara mewajibkan pemantauan kondisi cuaca ketat sebelum mengizinkan penerbangan beroperasi.
"Namun, kondisi pagi ini memang sangat minim, antara 400 sampai 800 meter, jadi di bawah 1.000 meter," kata Joko Wahyudi, Branch Communication and CSR Department Head Bandara Supadio.
Guna menjaga keselamatan lalu lintas udara, pengelola Bandara Supadio berkoordinasi secara intensif dengan BMKG, BNPB, serta instansi terkait di Kabupaten Kubu Raya.
"Kita hanya bisa mengimbau seluruh penumpang yang memiliki jadwal keberangkatan pagi untuk memeriksa kembali status penerbangannya secara berkala melalui maskapai penerbangan masing-masing," kata Joko Wahyudi, Branch Communication and CSR Department Head Bandara Supadio.
Pihak manajemen bandara menegaskan seluruh keputusan operasional penerbangan akan terus memprioritaskan faktor keselamatan penerbangan dengan memantau perkembangan cuaca di area bandara secara berkala.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow