Bandara Supadio Berangkatkan Penumpang Terdampak Asap Karhutla

Smallest Font
Largest Font

Manajemen Bandara Supadio di Pontianak memastikan operasional bandara berjalan kondusif serta telah memberangkatkan sejumlah penumpang pesawat Lion Air Group yang sempat tertahan akibat gangguan kabut asap karhutla pada 3 hingga 4 September 2026, sebagaimana dilansir dari Detik Travel. Pemulihan jadwal penerbangan tersebut terjadi seiring dengan membaiknya jarak pandang di area bandara, sementara beberapa penumpang lainnya memilih opsi pengembalian dana tiket dari pihak maskapai. "Sejumlah penumpang pesawat maskapai Lion Air Group yang sebelumnya belum bisa diberangkatkan karena gangguan penerbangan akibat kabut asap karhutla pada 3 - 4 September 2026 sudah diberangkatkan sejalan membaiknya visibility atau jarak pandang," jelas PGS General Manager Bandara Supadio Mohamad Arifin dalam keterangannya, Sabtu (5/9/2026).

Gangguan operasional di Bandara Supadio terjadi lantaran fluktuasi jarak pandang yang sangat dinamis akibat sebaran asap kebakaran hutan dan lahan dalam beberapa hari terakhir.

"Pada satu waktu, jarak pandang baik bagi pesawat untuk take off atau landing, namun di waktu yang lain jarak pandang sangat rendah sehingga tidak memungkinkan pesawat untuk take off atau landing," imbuh Arifin. Menghadapi situasi tersebut, pihak pengelola bandara memfungsikan terminal penumpang selama 24 jam penuh dan mengizinkan para calon penumpang Lion Air Group untuk menginap di area bandara.

Fasilitas pendukung seperti air minum kemasan turut disediakan oleh pengelola bandara sembari menunggu kepastian jadwal dari maskapai penerbangan. "Jajaran personel dan manajemen Bandara Supadio turut mendampingi selama penumpang terdampak menginap di terminal untuk memastikan dan memberikan ketenangan serta menjaga situasi tertib dan aman," kata Arifin.

Pengawasan operasional dilakukan secara ketat karena dinamika cuaca dapat memicu kendala pendaratan bagi pesawat yang sedang mengudara maupun penundaan bagi pesawat di darat. Berdasarkan data operasional tanggal 3 September 2026, sebanyak 17 penerbangan Lion Air Group sempat dibatalkan akibat jarak pandang yang terbatas di Bandara Supadio. Ketika jarak pandang membaik, empat penerbangan berhasil diberangkatkan, meliputi Lion Air JT 837 rute Pontianak-Surabaya, Super Air Jet IU 697 rute Pontianak-Jakarta, Lion Air JT 989 rute Pontianak-Batam, dan Super Air Jet IU 681 rute Pontianak-Jakarta.

"InJourney Airports bersama seluruh stakeholders berkomitmen tetap menjaga keamanan dan ketertiban bandara. Kami mengimbau agar maskapai dapat secara cepat memberikan informasi terkini kepada calon penumpang pesawat mengenai status penerbangan, dan calon penumpang pesawat bisa mencari informasi status penerbangan melalui berbagai saluran yang disediakan maskapai," tutup Arifin.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed