Kabut Asap Batalkan Penerbangan Bandara Supadio

Smallest Font
Largest Font

Gangguan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan memicu pembatalan sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, hingga sempat menimbulkan ketegangan antarpenumpang pada Kamis (3/9) malam.

Kekecewaan meluap sekitar pukul 18.10 WIB setelah para calon penumpang yang telah menunggu sejak pagi mendapat kepastian pembatalan penerbangan, sebagaimana dilansir dari Detik Travel. Personel Polres Kubu Raya langsung dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan area ruang tunggu lantai dua.

Dampak cuaca buruk ini menghambat operasional armada dari berbagai maskapai penerbangan. Rute yang terdampak meliputi Wings Air rute Ketapang, Lion Air ke Batam, Batik Air menuju Jakarta, serta Super Air Jet tujuan Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Rensa S Aktadivia mengonfirmasi bahwa pekatnya kabut asap membatasi jarak pandang secara signifikan di area landasan.

"Situasi ini terjadi karena kondisi kabut asap yang berdampak terhadap jarak pandang di sekitar bandara," kata Rensa, Jumat (4/9/2026).

Kondisi darurat tersebut memaksa manajemen maskapai mengambil tindakan demi keselamatan seluruh penumpang dan kru pesawat.

"Kami mengimbau seluruh calon penumpang agar tetap tenang dan bersabar. Keselamatan penumpang dan awak pesawat harus menjadi prioritas utama," ujarnya.

Aparat kepolisian terus berjaga di area terminal untuk memastikan proses koordinasi antara pengguna jasa dan pihak maskapai berjalan kondusif.

"Kami memahami bahwa masyarakat memiliki kepentingan dan tujuan masing-masing. Ada yang hendak bekerja, bertemu keluarga, maupun melanjutkan perjalanan. Tetapi keselamatan penerbangan tidak boleh dipertaruhkan hanya karena mengejar jadwal keberangkatan," kata Rensa.

Salah satu penumpang asal Kalimantan Selatan, Nisa, membagikan pengalamannya yang terlunta-lunta di area bandara akibat penundaan penerbangan secara beruntun.

"(Penerbangan lain) di-cancel flight hari ini, ditunda ke besok. Jadi saya ganti," ujar Nisa.

Nisa terpaksa gigit jari karena maskapai pengganti yang dipilihnya juga berujung pada penundaan tanpa kepastian keberangkatan.

"Saya terdampar di sini," keluhnya.

Pascapembatalan resmi diumumkan, pihak penyedia jasa penerbangan menawarkan opsi pengembalian dana tiket sebesar 100 persen atau penjadwalan ulang penerbangan bagi calon penumpang terdampak.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed