Ashanty Bersiap Mengajar Jadi Dosen Tamu Komunikasi Pascalulus S3

Smallest Font
Largest Font

Penyanyi Ashanty mempersiapkan diri untuk membagikan ilmu dengan menjadi dosen tamu bagi mahasiswa strata satu (S1) di beberapa universitas pada tahun ini setelah resmi menyelesaikan pendidikan jenjang doktor (S3).

Dilansir dari Kompas.com, istri Anang Hermansyah tersebut kini resmi menyandang gelar Dr. Ashanty Hastuti, S.Sos., M.M., usai menuntaskan Program Studi Pengembangan Sumber Daya Manusia di Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya. Rencana mengajar ini akan direalisasikan setelah ia menyelesaikan kegiatannya di Korea Selatan dalam waktu dekat, dengan fokus pada bidang komunikasi yang selaras dengan latar belakang pendidikan magisternya.

"Masyaallah aku kepengin banget jadi dosen," kata Ashanty saat ditemui di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026) seperti dilansir hot.detik.com.

Ashanty saat ini tengah sibuk merancang materi perkuliahan dan mempelajari isu-isu terkini yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa agar diskusi di dalam kelas berjalan dua arah. Untuk penyusunan bahan presentasi, ia dibantu oleh timnya namun materi utama tetap ia siapkan secara mandiri.

"Masyaallah, pulang dari Korea nanti akan ngisi di beberapa universitas tapi jadi dosen tamu buat anak-anak S1," tutur Ashanty.

Untuk pengalaman pertamanya ini, ia mengaku sangat antusias karena harus beradaptasi menjadi mentor di ruang akademik setelah biasanya menjadi pusat perhatian di atas panggung musik.

"Aku fokusnya sekarang kayak buat materinya, aku pelajari dulu apa yang lagi mereka ingin dibahas, terus juga siapin materinya dan lain-lain," jelas Ashanty.

Melalui kesempatan sebagai dosen tamu ini, Ashanty berharap bisa membuka peluang lebih besar di dunia akademik pada masa mendatang.

"Belum tahulah, belum pernah kan, ini baru pengalaman pertama. Jadi seneng banget, saya kan jadi dosen tamu dulu. Mudah-mudahan ya teman-teman, doain ya," pungkas Ashanty.

Dilansir dari Liputan6.com, kesibukan baru Ashanty ini juga berbarengan dengan keputusan penampilan barunya yang kini mantap berhijab sepulang dari ibadah haji. Keputusan tersebut sempat memicu diskusi keluarga karena Anang Hermansyah awalnya mengkhawatirkan citra Ashanty sebagai penyanyi di dunia hiburan.

"Aku kepengen banget jadi dosen. Masyaallah, pulang dari Korea nanti akan ngisi di beberapa universitas, tapi jadi dosen tamu buat anak-anak S1," ujar Ashanty pada Selasa (21/7/2026).

Dukungan penuh akhirnya diberikan oleh Anang setelah melihat kemantapan hati sang istri. Dukungan pakaian dan gaya berhijab juga mengalir dari anak-anaknya, Arsy dan Aurel Hermansyah.

"Jurusan komunikasi. Karena memang S2-nya buat anak komunikasi. Sekarang aku fokus buat materinya, pelajari dulu apa yang lagi mereka ingin dibahas, terus siapin materinya dan lain-lain. Memang dibantu tim, tapi bahan dan materinya aku yang ambil," papar Ashanty.

Selain menghadapi perubahan batin yang mendalam, penyesuaian penampilan ini turut memengaruhi beberapa kontrak kerja profesional Ashanty, termasuk posisinya sebagai brand ambassador perhiasan.

"Tahun inilah. Belum tahu lah, belum pernah kan, ini baru pengalaman pertama. Jadi senang banget.

Saya kan jadi dosen tamu dulu. Mudah-mudahan ya teman-teman, doain ya," tutur Ashanty.

Ashanty menyadari konsekuensi bahwa ada jadwal manggung pada Oktober mendatang atau kontrak yang mungkin tidak sejalan lagi, namun ia mengaku ikhlas menerima perubahan tersebut.

"Aku masih BA beberapa brand. Makanya aku masih pakai anting karena masih jadi BA perhiasan. Terus mereka nanya, 'Ini gimana kalau pakai hijab?'

Aku bilang, 'Kan bisa dimacem-macemin hijabnya'. Jadi makanya sekarang kenapa aku pakai anting di luar karena memang masih jadi BA juga," jelas Ashanty.

Di sisi lain, prosesi wisuda S3 Ashanty di UNAIR sebelumnya turut dihadiri oleh keluarga. Anang Hermansyah bahkan sengaja menunda wisudanya sendiri demi bisa merayakan momen kelulusan bersama-sama di atas panggung.

"Ada juga job nyanyi di bulan Oktober. Tadinya sudah mau jadi, tiba-tiba misalnya ada yang bilang, 'Oh Bunda pakai ini ya'. Ya pasti ada pekerjaan yang tetap lanjut, ada juga yang mungkin jadi tidak sejalan. Nggak masalah juga buat aku, karena rezeki sudah diatur sama Allah," pungkas Ashanty.

"Masya Allah aku kepengin banget jadi dosen. Jadi insya Allah pulang dari Korea nanti akan isi di beberapa universitas, tapi sebagai dosen tamu buat anak-anak S1," kata Ashanty kepada Kompas.com.

Persiapan matang berupa pembuatan bahan tayang presentasi (PPT) terus dimatangkan agar program mengajar tahun ini berjalan lancar.

"Oh iya pasti, aku bikin yang aku pelajari dulu gitu, apa yang lagi mereka ingin dibahas. Terus juga nyiapin PPT-nya dan lain-lain, kan itu bisa minta tolong sama tim ya. Yang jelas bahannya dan lain-lain aku yang siapkan," ungkap Ashanty.

Target jangka panjangnya adalah dapat berpindah status dari dosen tidak tetap menjadi pengajar struktural reguler.

”(Mulai mengajar) tahun inilah,” tambah Ashanty.

Unggahan kebersamaan wisuda di media sosial menegaskan komitmen keluarga tersebut untuk terus menempuh pendidikan.

"Jadi seru banget. Jadi dosen tamu dulu, mudah-mudahan ya tahun depan beneran jadi (dosen tetap), doain ya," ungkap Ashanty.

Prosesi tersebut digambarkan sebagai momen peleburan kebahagiaan bagi seluruh anggota keluarga Hermansyah.

"Satu panggung, dan tiga kebahagiaan yang melebur menjadi satu," tulis Ashanty di akun Instagram pribadinya.

Ashanty menyampaikan rasa syukur mendalam atas pencapaian akademik tertinggi yang berhasil diraihnya tersebut.

"Terima kasih ya Allah atas anugerah yang begitu luar biasa ini. Ini bukan sekadar perayaan gelar, tetapi juga perayaan tentang cinta, saling mendukung, dan komitmen keluarga kami untuk terus belajar tanpa henti," tambah Ashanty.

Di tengah persiapan mengajar, dukungan dari lingkungan terdekat membuat kepercayaan diri Ashanty semakin menebal.

"Iya, yang tadinya dia sebelumnya memang kayak, 'Bunda nanti aja pakainya, kan kita masih nyanyi, image-nya apa'. Tapi semenjak haji itu Masyaallah, Allah bener-bener bikin Mas Anang jadi kayak full support gitu. Kayak, 'Ya kamu pantes, cocok'. Jadi ya, semoga bukan hanya hijabnya aja tapi ya semuanya bisa lebih diperbaiki," ujar Ashanty saat diwawancarai Liputan6.com terkait respons suaminya.

Anak bungsunya, Arsy, turut memberikan panduan berpakaian harian yang modis namun tetap syar'i.

"Arsy punya dia, dia ngajarin juga kayak, 'Bunda kayaknya lebih cocok pakai jilbab ini, Bunda lebih cocok kayak gini', itu dia juga banyak kasih masukan," kata Ashanty.

Kakak dari Aurel tersebut juga mengirimkan pasokan jilbab beraneka warna demi menyokong gaya baru ibunya.

"Dikirimin malah semua produk, semua warna, semua model dikirimin sama Aurel," ujarnya sambil tersenyum.

Ashanty merasa sangat terbantu oleh masukan busana dari para sahabat dan kerabat di masa transisi penampilannya.

"Alhamdulillah, because banyak yang bilang, 'Bun kamu cocok'. Semua perempuan pasti cocoklah pakai hijab," tuturnya.

Meskipun penampilannya berubah, ia menekankan bahwa esensi utama transformasi ini terletak pada kematangan spiritual batinnya pasca-haji.

"Kadang belum terbiasa ya mix and match gimana yang lebih cocok karena aku juga nggak begitu fashion banget kalau pakai hijab. Jadi ya, aku bener-bener dapat support, Masyaallah teman-temanku, kakakku, anak-anakku," jelas Ashanty.

Ashanty menegaskan perubahan ini dilakukan secara bertahap tanpa harus langsung meninggalkan seluruh preferensi pribadinya.

"Bukannya yang sampai kayak aku nggak mau pakai barang-barang gimana, itu bukan. Intinya kan orang berhijab juga nggak tiba-tiba semuanya berubah gitu kan, nggak. Tapi ya gitu, emang yang terjadi itu bener-bener aku rasain sangat mendalam," ucap Ashanty.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed